Kasus isu dugaan perselingkuhan antara Lisa Mariana dengan Ridwan Kamil semakin memanas. Pasalnya, Lisa Mariana akan menggugat Ridwan Kamil ke Pengadilan Negeri Bandung (PN Bandung).
Hal ini ternyata demi memperjuangkan hak dirinya dan anak yang diklaim sebagai hasil dari hubungan terlarang mereka.
Namun sebelumnya Ridwan Kamil laporkan Lisa Mariana ke Polisi atas dugaan pencemaran nama baik.
"Yang jelas ada gugatan perdata itu adalah untuk pembelaan hak-haknya LM dan anaknya," beber kuasa hukum Lisa, Jhonboy Nababan, saat diwawancarai di Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Bahkan dia menyebutkan bahwa gugatan belum didaftarkan, namun disusun dengan penuh keyakinan berdasarkan keterangan Lisa.
“Semua kita berjalan dengan keyakinan apa yang dikatakan oleh klien kami,” beber Jhonboy.
Gugatan ini, menurutnya, bukan hanya langkah hukum tetapi bentuk perlawanan terhadap tekanan publik dan ancaman yang disebut-sebut datang dari Ridwan Kamil sendiri.
Seperti diketahui sebelumnya, Ridwan Kamil akhirnya mengambil langkah hukum dengan melaporkan selebgram Lisa Mariana atas dugaan pencemaran nama baik.
Langkah ini diambil setelah Lisa mengaku pernah memiliki hubungan pribadi dengan Ridwan Kamil dan bahkan menyebut telah memiliki anak dari pria yang akrab disapa Kang Emil itu.
Kabar tersebut membuat publik gaduh, namun Ridwan Kamil menegaskan bahwa nama baiknya telah dirusak.
Meski tegas menempuh jalur hukum, kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, menegaskan bahwa pihaknya masih membuka peluang penyelesaian secara damai selama Lisa menunjukkan niat baik.
"Untuk saat ini Pak Ridwan Kamil memilih jalur hukum, namun tidak tertutup kemungkinan ada dialog terbuka," beber Muslim kapada awak media, Senin (21/4/2025).
"Kami kasih ruang kok kepada inisial LM, kami kasih ruang sepanjang yang bersangkutan beritikad baik," pungkas.
Sumber: tvonenews
Foto: Lisa Mariana Sumber : Tangkapan layar
Artikel Terkait
Pew Research: 83% Pemilih Kulit Hitam Dukung Demokrat, Trump Dituduh Pasang Hambatan Sistemik untuk Menekan Suara Mereka
Hasto Kristiyanto Kritik APBN: Defisit Transaksi Berjalan dan Keseimbangan Primer Negatif Jadi Alarm Ekonomi
Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila karena Belum Terima Undangan Resmi
Istana Akhirnya Buka Suara soal Kritik Dino Patti Djalal: Setiap Perjalanan Luar Negeri Prabowo Punya Azas Manfaat