Sebuah fakta mengejutkan tentang pendapatan pejabat di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali dibongkar ke publik.
Pengamat kebijakan publik, Said Didu, mengungkap angka fantastis gaji seorang komisaris BUMN yang nilainya bisa jauh melampaui gaji seorang Presiden RI. Said Didu mengungkap gaji komisaris BUMN bisa mencapai Rp1,5 hingga Rp2 miliar per bulan dengan tantiem, jauh melampaui gaji Presiden RI.
Ia melontarkan kritik tajam atas nominal yang dinilai tidak masuk akal itu, apalagi di tengah sorotan terhadap kinerja sejumlah perusahaan pelat merah.
Menurutnya, angka fantastis ini menimbulkan pertanyaan serius soal keadilan dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMN.
Sumber: suara
Foto: Muhammad Said Didu. [YouTube/Forum Keadilan TV]
Artikel Terkait
Investor Unggul Metro Timur Indonusa Suntik Dana ke Otto Media Grup untuk Dukung Branding Startup
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran