Ketika cuplikan pidato Cak Imin ini viral di media sosial, banyak warganet yang menyatakan dapat memahami keikhlasan orang tua para santri. Namun, di sisi lain, mereka juga menekankan pentingnya mengusut tuntas penyebab robohnya bangunan ponpes tersebut.
Sejumlah komentar warganet menyoroti perbedaan antara musibah murni dan musibah akibat kelalaian. Sebagian berpendapat bahwa meskipun meninggal dalam keadaan beribadah adalah hal yang baik, hal itu tidak seharusnya terjadi karena bangunan yang runtuh akibat pembangunan yang tidak benar.
Sebagai informasi, musibah robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny menewaskan 51 santri yang jenazahnya telah berhasil diidentifikasi per 11 Oktober 2025. Masih terdapat 13 kantong jenazah yang belum teridentifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur.
Di tengah pro-kontra rencana pemerintah membangun kembali pesantren menggunakan APBN, Cak Imin menantang pihak yang kontra untuk memberikan solusi bagi 1.900 santri yang masih belajar di sana. "Kepada DPR yang ada satu dua orang yang memprotes, apa solusi Anda? Dengan 1.900 santri yang sedang belajar," tutur Cak Imin.
Sumber: Suara.com
Artikel Terkait
Oknum Aparat Minta Maaf ke Penjual Es Kue Bogor: Kronologi Lengkap & Bantuan Hotman Paris
Felix Siauw Kritik Prabowo Dukung Board of Peace: Kezaliman dan Penjajahan Gaya Baru
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Fakta Terbaru
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya