Meski ijazah Joko Widodo (Jokowi) dari Fakultas Kehutanan UGM sempat diragukan keasliannya, PDIP bersama Partai Gerindra tetap mendaftarkannya ke KPU DKI Jakarta untuk Pilkada 2012. Pasangan Jokowi dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun akhirnya diusung, meski foto di ijazah Jokowi disebut berbeda dengan penampilannya saat itu.
Hal ini diungkapkan mantan Ketua KIP DKI Jakarta, Yulianto Widirahardjo, dalam sebuah video wawancara yang menampilkan Dokter Tifa, Roy Suryo, dan Refly Harun. Menurut Yulianto, momentum saat itu sangat tepat karena Jokowi merupakan satu-satunya calon berdasarkan hasil Rakerdasus PDIP, sementara calon lain telah mundur.
Ia mengakui bahwa saat itu tidak ada yang mempersoalkan perbedaan foto ijazah Jokowi. "Yang penting ada legalisir, memenuhi persyaratan, bisa didaftarkan," ujarnya. Pendaftaran Jokowi-Ahok sendiri dilakukan pada menit-menit terakhir, tepatnya 19 Maret 2012 sekitar pukul 17.30 WIB.
Bahkan, Jokowi baru mengumumkan Ahok sebagai wakilnya beberapa jam sebelum mendaftar. Meski sempat menjadi perbincangan, syarat administrasi akhirnya terpenuhi dan pasangan ini resmi maju dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2012.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/21/683907/pdip-ngotot-calonkan-jokowi-meski-foto-ijazah-beda-
Artikel Terkait
Ratusan Warga Takalar Ricuh di Kantor Bupati, Tolak Proyek Kawasan Industri yang Ancam Petani Rumput Laut
Sikap Maia Estianty Tak Bersalaman dengan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela di Pernikahan El Rumi Jadi Sorotan
ICW Temukan Indikasi Penggelembungan Anggaran dan Monopoli dalam Program Makan Bergizi Gratis
15 Penumpang Perempuan Tewas dalam Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur