Viral! Warganet Serbu Instagram Aqua Gegara Isu Air Sumur Bor, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

- Kamis, 23 Oktober 2025 | 09:25 WIB
Viral! Warganet Serbu Instagram Aqua Gegara Isu Air Sumur Bor, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Fakta Air Aqua dari Sumur Bor: Viral di Media Sosial - Paradapos.com

Viral Sumber Air Aqua Ternyata dari Sumur Bor, Bukan Pegunungan

PARADAPOS.COM - Fakta mengejutkan terungkap mengenai sumber air minum kemasan Aqua. Berdasarkan inspeksi mendadak Gubernur Jawa Barat, sumber air Aqua diduga kuat berasal dari sumur bor, bukan dari mata air pegunungan seperti yang selama ini digaungkan dalam iklan. Penemuan ini langsung menjadi sorotan dan membanjiri kolom komentar akun Instagram resmi @sehataqua dengan berbagai cibiran dan hinaan dari warganet.

Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke PT. Tirta Investama di Subang pada Senin (20/10/2025) menjadi titik awal kontroversi ini. Dalam kunjungannya, Dedi mengaku terkejut karena menemukan bahwa air Aqua bersumber dari sumur bor dengan kedalaman 100-130 meter, bukan berasal dari mata air pegunungan yang alami.

Sejak Rabu (22/10/2025), akun Instagram Aqua ramai dikomentari warganet yang merasa dikelabui. Beberapa komentar pedas yang viral antara lain:

  • "AIR AQUA SUMUR BOR??? aduh," tulis @andra.novriadi.
  • "Sumur bor, kirain gunung asli," tulis @_darul.
  • "Selama ini Aqua bilang dari air pegunungan...ternyata dari sumur," tulis @mrrachman77.
  • "Kena prank kita cuy," tulis @moneterlydia.
  • "Untungnya banyak banget," tulis @ale_manz_ale.

Temuan ini tidak hanya menimbulkan kekecewaan konsumen, tetapi juga memicu kekhawatiran serius akan dampak lingkungan. Dilaporkan bahwa Aqua menyedot air tanah sebanyak 2,8 juta liter setiap harinya secara gratis. Praktik ini berpotensi menyebabkan penurunan muka tanah, longsor, dan bahkan krisis air bersih bagi masyarakat sekitar.

Dedi Mulyadi menyayangkan tindakan perusahaan tersebut. "Itu diperoleh secara gratis. Kalau pabrik semen, kain, otomotif, mereka harus beli bahan baku. Kalau perusahaan ini, bahan bakunya enggak beli," ujarnya. Ia juga menekankan kekhawatirannya, "Jangan sampai air dari sini diangkut dan dijual mahal, sementara masyarakat sekitar kekurangan air bersih."

Sebagai tindak lanjut, Gubernur meminta agar izin pengambilan air tanah dan operasional Aqua di wilayah Subang ditinjau ulang. Setiap perusahaan diingatkan untuk mematuhi perizinan, menjaga kelestarian lingkungan, dan menjalankan tanggung jawab sosial kepada warga setempat.

Sumber artikel asli: inilah.com

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar