Demo 30 Oktober 2025: Waspada Macet Parah di Jakarta! Ini Titik Rawan & Rute Alternatif

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 00:25 WIB
Demo 30 Oktober 2025: Waspada Macet Parah di Jakarta! Ini Titik Rawan & Rute Alternatif
Demo Buruh dan Guru 30 Oktober 2025: Waspada Macet Jakarta - Info Lengkap & Rute Alternatif

Demo Besar 30 Oktober 2025: Buruh dan Guru Madrasah Swasta Aksi di Jakarta, Waspada Macet!

Kamis, 30 Oktober 2025, ibu kota Jakarta akan disibukkan oleh dua aksi demonstrasi besar yang berlangsung secara bersamaan. Warga dan pengguna jalan diimbau untuk waspada terhadap kemacetan parah yang berpotensi terjadi. Berikut adalah informasi lengkap mengenai lokasi, tuntutan, dan titik-titik yang perlu dihindari.

Aksi Demo Guru Madrasah Swasta di Istana Presiden

Ribuan guru madrasah swasta dari tujuh provinsi di Indonesia akan menggelar unjuk rasa di depan Istana Presiden. Aksi ini di koordinasi oleh Koordinator Aksi Nasional Guru Madrasah Swasta, Fahru Rizal, yang melibatkan perwakilan dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sulawesi, dan Papua.

Tuntutan Utama Guru Madrasah Swasta

Para guru menuntut kesetaraan hak dalam mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mereka menilai aturan dalam Undang-Undang ASN saat ini diskriminatif karena hanya memberi kesempatan kepada tenaga pendidik di instansi pemerintah. Banyak dari guru-guru ini telah mengabdi puluhan tahun tanpa kepastian status kepegawaian.

Tuntutan utama mereka adalah revisi UU ASN agar guru swasta dapat berpartisipasi dalam seleksi P3K dan penghapusan diskriminasi dalam peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Massa Bergerak ke Jakarta

Dari Kabupaten Pandeglang, Banten, saja, sekitar 1.000 guru berangkat menggunakan 15 bus dan 50 mobil pribadi pada Rabu malam. Secara keseluruhan, diperkirakan 3.000 massa dari Banten akan bergabung dalam aksi dengan titik kumpul di Masjid Istiqlal sebelum bergerak menuju Istana.

Aksi Demo Buruh: Long March dari JCC Senayan ke DPR RI

Di lokasi lain, ribuan buruh akan melakukan aksi long march dari Jakarta Convention Center (JCC) Senayan menuju Gedung DPR RI. Aksi yang dipimpin oleh Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, ini diperkirakan diikuti oleh lebih dari 5.000 buruh dari kawasan Jabodetabek dan daerah industri.

Titik Macet yang Perlu Dihindari

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah mengimbau masyarakat untuk menghindari beberapa ruas jalan yang akan dilintasi massa aksi buruh. Titik rawan kemacetan meliputi:

  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan Gerbang Pemuda
  • Akses menuju Gerbang DPR/MPR RI

Perjalanan long march direncanakan dimulai dari JCC Senayan pukul 10.30 WIB. Pengguna jalan disarankan mencari rute alternatif untuk menghemat waktu perjalanan.

Tuntutan Aksi Demo Buruh

Aksi buruh nasional ini menuntut beberapa poin kebijakan, di antaranya:

  • Kenaikan upah minimum sebesar 8,5% hingga 10,5%.
  • Penghapusan sistem outsourcing atau alih daya.
  • Pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021.
  • Pengesahan RUU Ketenagakerjaan baru yang sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.

Said Iqbal mengancam akan menggelar mogok nasional yang melibatkan 5 juta buruh jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Babak Baru Partisipasi Buruh dalam Legislasi

Pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan UU Cipta Kerja, DPR RI berkomitmen untuk menyusun UU Ketenagakerjaan yang baru dengan melibatkan serikat pekerja dan konfederasi buruh dalam tim perumus. Langkah ini dianggap sebagai kemajuan signifikan di mana buruh tidak lagi menjadi penonton, tetapi mitra aktif dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan di Indonesia.

Dengan adanya dua aksi besar ini, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan memantau perkembangan informasi melalui saluran resmi kepolisian untuk updates lalu lintas terkini.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar