Chery Resmi Bangun Pabrik di Indonesia Tahun Ini, Investasi Rp 5 Triliun
Chery Sales Indonesia (CSI) mengumumkan komitmen kuatnya untuk segera membangun pabrik perakitan lokal di Tanah Air. Pembangunan pabrik Chery ini bertujuan untuk mempercepat dan meningkatkan kapasitas produksi, sekaligus mempermudah upaya peningkatan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Hingga saat ini, Chery masih mengandalkan fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) untuk memproduksi semua model yang dipasarkan di Indonesia. Fasilitas ini juga digunakan untuk memproduksi kendaraan yang diekspor ke berbagai negara di kawasan ASEAN.
Pembangunan Pabrik Chery Dimulai 2025
President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, mengonfirmasi bahwa pembangunan pabrik akan dimulai pada tahun 2025. "Tahun ini, kita rencananya tahun ini mulai. Jadi tunggu. Nanti kalau sudah mulai, saya kasih informasi. Nanti kalau sudah selesai, saya update," ujarnya di Jakarta.
Investasi yang digelontorkan oleh Chery Internasional untuk proyek strategis ini mencapai Rp 5 triliun. Meskipun demikian, detail mengenai lokasi pasti dan luas area pabrik yang akan dibangun masih belum diungkap ke publik.
Masa Transisi: Kerja Sama dengan Handal Tetap Berjalan
Zeng Shuo memastikan bahwa selama masa transisi, Chery akan tetap menjalankan perakitan di fasilitas HIM sesuai dengan kontrak yang berlaku. Proses pemindahan fasilitas ke pabrik baru akan dilakukan secara paralel dan bertahap.
"Kita akan ada kemungkinan parallel (pemindahannya). Karena kita nggak langsung akan berhenti. Kita akan tetap sama Handal," jelasnya. Chery menyatakan telah menemukan lokasi yang tepat, namun keputusan final masih menunggu persetujuan dari manajemen pusat di China.
Realisasi pabrik baru Chery ini nantinya akan mengakhiri kerja sama produksi dengan PT Handal Indonesia Motor yang telah berjalan sejak November 2022.
Artikel Terkait
BTN dan Rumah123 Integrasikan 4,8 Juta Listing Properti dengan Akses KPR Digital
DPR, OJK, dan BEI Sepakati Langkah Perbaikan Tata Kelola Bursa Efek
Perumda Pasar Jaya Gelar Bazar UMKM dan Kuliner Dorong Ekonomi Kerakyatan di Jakarta
PDIP Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang, Bukan Oposisi Pemerintahan Prabowo