PARADAPOS.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo meninjau penyelesaian proyek Jalan Inpres Daerah (IJD) di Sidoarjo, Jawa Timur, yang telah mencapai 100 persen pengerjaan. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di daerah, khususnya untuk mendukung konektivitas kawasan industri dan sentra ekonomi lokal, sesuai dengan instruksi Presiden.
Dukungan Infrastruktur untuk Pusat Ekonomi Lokal
Ruas jalan Banjarkemantren-Prasung yang baru saja rampung tersebut memiliki peran strategis. Jalan ini menjadi penghubung vital bagi sejumlah lokasi industri dan sentra perikanan tambak di wilayah Sidoarjo. Dengan anggaran sebesar Rp33,6 miliar dari APBN, pembangunan yang dimulai pada pertengahan Oktober 2025 ini diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha dan masyarakat sekitar.
Keberadaan infrastruktur yang memadai, seperti jalan yang lancar, seringkali menjadi penentu daya saing ekonomi suatu daerah. Proyek ini tidak hanya tentang pengerasan permukaan, tetapi lebih pada upaya mengurangi biaya logistik dan membuka akses yang lebih luas untuk produk-produk lokal.
Mewujudkan Instruksi Presiden di Tingkat Daerah
Dalam peninjauannya, Menteri Dody menjelaskan bahwa program IJD pada dasarnya adalah bentuk konkret kehadiran negara di daerah-daerah yang masih mengalami kendala pendanaan untuk infrastruktur dasar. Program ini merupakan pelaksanaan dari arahan langsung Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat pemerataan pembangunan.
Dia lebih lanjut memaparkan bahwa tujuan strategis dari pembangunan jalan ini melampaui aspek fisik semata. Fokusnya adalah pada peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat, percepatan distribusi barang, serta efisiensi biaya operasional, khususnya bagi para petani dan petambak.
“Produktivitas masyarakat lebih baik. Misalnya, ini harapan kita karena di situ ada tambak, ada pergudangan, harapnya arus logistik ke belakang juga tepat,” ujar Menteri Dody Hanggodo, seperti dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Minggu, 8 Februari 2026.
Dampak yang Diharapkan bagi Masyarakat
Penyelesaian proyek infrastruktur seperti ini biasanya menjadi titik tolak bagi geliat ekonomi yang lebih hidup. Dengan distribusi logistik yang lebih lancar, hasil perikanan dari tambak-tambak di Sidoarjo dapat sampai ke pasar atau pusat pengolahan dengan lebih cepat dan biaya yang lebih terjangkau. Hal ini pada gilirannya berpotensi meningkatkan pendapatan para pelaku usaha.
Pembangunan jalan daerah, meski terkesan sebagai pekerjaan rutin, tetap memerlukan pengawasan dan evaluasi langsung dari pemangku kebijakan. Kunjungan lapangan seperti yang dilakukan Menteri Dody penting untuk memastikan bahwa anggaran negara benar-benar menghasilkan karya yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan, sekaligus mengecek kesiapan infrastruktur tersebut untuk segera berfungsi optimal.
Artikel Terkait
Bapak dan Budi Berkendara di IIMS 2026 Edukasi Safety Riding Lewat Kegiatan Keluarga
MA Tegas: Hakim Korupsi Pilih Berhenti atau Penjara
Kebun Binatang Bandung Disegel Tiga Bulan, Pemerintah Siapkan Konsep Baru
Dewan Pers Desak Pengembang AI Bayar Royalti untuk Konten Berita