PARADAPOS.COM - Harga sejumlah bahan pangan pokok di Kabupaten Cirebon mulai merangkak naik memasuki pekan kedua Februari 2026, menyongsong bulan Ramadan. Pantauan di lapangan menunjukkan kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit dan beberapa bahan protein hewani seperti ayam dan telur, didorong oleh pasokan yang belum stabil dan peningkatan permintaan awal.
Lonjakan Harga Cabai Rawit Capai 30 Persen
Di Pasar Sumber, suasana perdagangan mulai menunjukkan dinamika menjelang Ramadan. Lonjakan harga paling tajam tercatat pada cabai rawit merah, yang menembus angka Rp84.150 per kilogram. Angka ini merepresentasikan kenaikan cukup tinggi, sekitar 30,67% dari periode sebelumnya. Cabai rawit hijau juga mengikuti tren naik, dijual sekitar Rp57.950 per kilogram atau mengalami kenaikan 6,62%.
Kenaikan ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Faktor cuaca dan siklus permintaan menjadi pemicu utama yang diamati di lapangan.
"Pasokan dari petani masih tersendat, apalagi cuaca sering hujan. Pembeli juga sudah mulai banyak yang nyetok," tutur Amin, seorang pedagang sayuran di Pasar Sumber, menjelaskan kondisi yang dihadapinya.
Tekanan pada Cabai Merah dan Protein Hewani
Meski tidak sedahsyat rawit, cabai merah besar dan keriting juga mengalami tekanan harga. Cabai merah besar tercatat di level Rp39.800 per kilogram (naik 5,29%), sementara cabai merah keriting mencapai Rp41.400 per kilogram (naik 3,76%). Kenaikan ini, meski bertahap, turut menambah beban pengeluaran rumah tangga.
Kelompok protein hewani pun menunjukkan tren serupa. Harga daging ayam ras segar terpantau naik 2,15% menjadi Rp37.950 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras segar dijual Rp29.350 per kilogram, mengalami kenaikan sekitar 3,89%. Pedagang memperkirakan tren ini akan berlanjut seiring mendekatnya bulan puasa.
"Biasanya 2 sampai 3 minggu sebelum puasa, ayam dan telur mulai naik pelan-pelan," ucap Siti, pedagang ayam potong di pasar yang sama, menyampaikan pengalamannya dari tahun-tahun sebelumnya.
Stabilitas Harga Daging Sapi dan Sembako Utama
Berbeda dengan komoditas lain, harga daging sapi di Pasar Sumber masih menunjukkan stabilitas. Daging sapi kualitas I tetap di angka Rp145.550 per kilogram dan kualitas II Rp136.800 per kilogram. Kondisi ini diduga karena permintaan yang belum mengalami lonjakan signifikan seperti pada komoditas lainnya.
Kabar baik juga datang dari harga beras yang masih cenderung stabil. Berbagai kualitas, dari medium hingga super, belum menunjukkan perubahan harga yang berarti. Begitu pula dengan gula pasir, yang harga premium dan lokalnya relatif terkendali.
Hanya minyak goreng yang mengalami kenaikan ringan. Minyak goreng curah naik sekitar 3,04% menjadi Rp20.350 per kilogram, sementara varian kemasan bermerek berada di kisaran Rp21.150 hingga Rp21.800 per kilogram. Secara keseluruhan, kestabilan harga beras dan gula ini sedikit meredam tekanan inflasi dari kelompok cabai dan protein.
Artikel Terkait
Israel Sahkan Kebijakan Baru Percepatan Ekspansi Permukiman di Tepi Barat
IHSG Melemah Tipis di Tengah Tekanan Obligasi dan Outlook Negatif Moodys
Sudan di Ambang Kelaparan Massal Usai 1.000 Hari Konflik
Anak WNI 6 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Singapura, Pengemudi Ditahan