Bhumjaithai Pimpin Perhitungan Awal, Pemerintahan Koalisi Menanti

- Senin, 09 Februari 2026 | 04:50 WIB
Bhumjaithai Pimpin Perhitungan Awal, Pemerintahan Koalisi Menanti

PARADAPOS.COM - Partai Bhumjaithai pimpinan Perdana Menteri petahana Anutin Charnvirakul memimpin dalam penghitungan suara sementara pemilu parlemen Thailand yang digelar akhir pekan lalu. Hasil awal ini menempatkan partai beraliran konservatif tersebut di depan partai-partai pesaing, termasuk dinasti politik Shinawatra yang mengalami penurunan suara signifikan.

Komposisi Kursi Sementara dan Tantangan Koalisi

Berdasarkan data yang beredar, Bhumjaithai diperkirakan memenangi sekitar 194 dari 500 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Angka ini, meski mengesankan, belum cukup untuk mencapai ambang batas mayoritas sederhana, yaitu 251 kursi. Situasi ini membuka peluang terbentuknya pemerintahan koalisi.

“Bumjaithai memerlukan 251 kursi di DPR untuk membentuk pemerintahan baru,” jelas laporan dari kantor berita Associated Press, Senin (9/2/2026).

Artinya, jika target tersebut tidak tercapai, Bhumjaithai harus merangkul partai lain untuk membentuk aliansi yang stabil. Proses negosiasi pasca-pemilu diprediksi akan berlangsung intens dalam beberapa hari ke depan.

Peta Kekuatan Partai Peserta

Di belakang Bhumjaithai, Partai Rakyat yang berhaluan progresif mengamankan posisi kedua dengan perolehan sekitar 116 kursi. Sementara itu, Pheu Thai, partai populis yang menjadi kendaraan politik mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, harus puas berada di peringkat ketiga dengan 76 kursi. Hasil ini menandai satu babak baru dalam peta politik Thailand, di mana pengaruh Pheu Thai tampak meredup.

Meski kalah telak, Pheu Thai diyakini masih menjadi penyeimbang politik yang krusial. Analisis dari sejumlah pengamat politik di Bangkok menyebut partai ini kemungkinan akan menerima tawaran jika diajak bergabung dalam koalisi yang dipimpin Bhumjaithai untuk menciptakan pemerintahan yang lebih solid.

Lanskap Politik dan Ekonomi Pemilu

Pemilu kali ini digelar dalam atmosfer yang kompleks, diwarnai oleh pertumbuhan ekonomi yang belum optimal dan sentimen nasionalis yang semakin menguat di kalangan masyarakat. Meski lebih dari 50 partai turut serta dalam kontestasi, kenyataannya hanya tiga kekuatan besar—Partai Rakyat, Bhumjaithai, dan Pheu Thai—yang memiliki infrastruktur organisasi dan basis massa yang cukup kuat untuk bersaing secara nasional.

Kemenangan sementara Bhumjaithai ini tidak hanya sekadar tentang angka kursi, tetapi juga mencerminkan dinamika elektoral Thailand yang terus bergerak, di mana isu stabilitas pemerintahan dan kontinuitas kebijakan menjadi pertimbangan utama bagi banyak pemilih.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar