Ekspor Daihatsu Melesat 13%, Tembus 124.000 Unit pada 2025

- Jumat, 13 Februari 2026 | 08:25 WIB
Ekspor Daihatsu Melesat 13%, Tembus 124.000 Unit pada 2025

PARADAPOS.COM - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melaporkan peningkatan kinerja ekspor kendaraan utuh (CBU) sepanjang tahun 2025. Pabrikan otomotif asal Jepang itu mencatat pengiriman lebih dari 124.000 unit ke pasar global, tumbuh 13% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini ditopang oleh permintaan untuk beberapa model, termasuk hatchback dan SUV dari berbagai segmen.

Ekspor Tumbuh, Kepercayaan Pasar Global Menguat

Direktur Marketing dan Corporate Communication ADM, Sri Agung Handayani, mengonfirmasi bahwa volume ekspor tahun 2025 mencapai lebih dari 124.000 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan yang signifikan dari realisasi tahun 2024 yang sekitar 110.000 unit. Pertumbuhan ini menandai momentum positif bagi operasi ekspor perusahaan.

Sri Agung Handayani menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan pengakuan internasional terhadap kualitas produk mereka. "Capaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia," tuturnya di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Jangkauan ekspor ADM kini telah meluas ke lebih dari 60 negara, mencakup berbagai kawasan seperti Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Dari sekian banyak tujuan, tiga negara muncul sebagai pasar utama: Filipina berkontribusi 34,8%, disusul Jepang (9,7%), dan Meksiko (8,6%).

Komitmen untuk Daya Saing dan Industri Nasional

Di balik angka-angka ekspor yang menggembirakan, manajemen perusahaan menyoroti komitmen jangka panjang. Fokusnya adalah pada penguatan fondasi manufaktur untuk mempertahankan daya saing di kancah global sekaligus mendukung industri dalam negeri.

Sri Agung Handayani menjelaskan strategi yang akan dijalankan. "Kami berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas manufaktur, dan penguatan supply chain lokal agar dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional," jelasnya.

Kinerja Domestik: Pertahankan Posisi Kedua

Sementara ekspor meroket, pasar domestik juga menunjukkan ketahanan. Sepanjang 2025, Daihatsu berhasil menjual 137.835 unit secara ritel, mengamankan pangsa pasar sebesar 16,5%. Dengan capaian ini, Daihatsu secara konsisten mempertahankan posisinya sebagai penjual mobil terbesar kedua di Indonesia selama 17 tahun berturut-turut.

Kekuatan utama brand ini tetap berada di segmen kendaraan terjangkau. Daihatsu masih mendominasi pasar kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta, yang mencakup hampir setengah dari total pasar nasional. Beberapa model menjadi pilar penjualan: Sigra dan Ayla di segmen LCGC menguasai 36,6% pasar, sementara Terios menjadi yang terlaris di segmen SUV medium harganya hingga Rp300 juta dengan pangsa sekitar 45%.

Dominasi di Segmen Komersial

Di segmen kendaraan komersial ringan, dominasi Daihatsu tampak nyata. Seri Gran Max tetap menjadi pilihan utama para pelaku usaha, dengan total penjualan mencapai 61.871 unit. Angka ini mengantarkan Gran Max pada kepemimpinan pasar di segmennya dengan pangsa yang mencapai 65%. Rinciannya, Gran Max Pick Up terjual 43.199 unit, sedangkan varian Mini Bus menyumbang 18.672 unit.

Secara keseluruhan, produksi kendaraan Daihatsu dan model kolaborasinya dengan Toyota di dalam negeri mencapai lebih dari 381.000 unit sepanjang tahun 2025. Kombinasi antara kinerja ekspor yang kuat dan posisi pasar domestik yang solid menggambarkan fondasi bisnis yang stabil bagi pabrikan otomotif veteran ini di Indonesia.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar