Kapolri Targetkan 1.500 SPPG Polri Beroperasi di Seluruh Indonesia pada 2026

- Jumat, 13 Februari 2026 | 20:00 WIB
Kapolri Targetkan 1.500 SPPG Polri Beroperasi di Seluruh Indonesia pada 2026

PARADAPOS.COM - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Target ambisius ini diumumkan dalam peresmian sebuah fasilitas SPPG di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026), sebagai bagian dari upaya sistematis memperluas akses masyarakat terhadap makanan bergizi dan menguatkan ketahanan pangan.

Target 2026 dan Kondisi Terkini

Dalam paparannya, Kapolri Sigit memberikan gambaran rinci mengenai progres pembangunan fasilitas pelayanan gizi tersebut hingga saat ini. Dari total 1.179 SPPG yang telah direncanakan, sebanyak 411 unit dilaporkan telah beroperasi penuh. Sementara itu, 162 unit lainnya dalam tahap persiapan operasional, dan 499 unit sedang dalam proses pembangunan yang ditargetkan rampung pada Maret 2026. Tidak kurang dari 107 unit lagi berada dalam fase groundbreaking atau peletakan batu pertama.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia,” jelas Sigit saat memberikan sambutan.

Fleksibilitas Program dan Jaminan Keamanan Pangan

Meski memiliki target yang jelas, program ini tetap menjaga fleksibilitas untuk menyesuaikan dengan arahan pemerintah pusat. Kapolri menegaskan bahwa ekspansi ini pada dasarnya bertujuan memperluas jangkauan layanan dan memastikan lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

“Namun, kalau ada arahan lebih lanjut dari Bapak Presiden, kami menyesuaikan. Hal ini dilakukan guna memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi dan memastikan bertambahnya akses masyarakat penerima manfaat terhadap makanan bergizi,” ungkapnya.

Di balik angka-angka ekspansi, terdapat perhatian serius terhadap aspek keamanan dan mutu. Sigit menekankan komitmen untuk mempertahankan standar zero accident dengan menerapkan prinsip food security dan food safety secara ketat. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui penggunaan test kit sebagai alat quality control yang akan terus ditingkatkan kapasitas dan cakupannya.

Dukungan Logistik dan Sumber Daya Manusia

Untuk mendukung operasional ribuan SPPG, Polri tidak hanya membangun gedung, tetapi juga menyiapkan infrastruktur pendukung yang mumpuni. Farmapol Pusdokkes Polri telah dikembangkan sebagai produsen food safety kit, yang pada tahap awal mampu menyediakan 400 unit per bulan.

Dukungan sumber daya manusia juga disiapkan secara khusus. Polri merekrut dan mendidik Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) di bidang Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Kehadiran personel terlatih ini diharapkan dapat menunjang mutu pelayanan di setiap SPPG yang berdiri.

“Selanjutnya, pada jangka menengah ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan 1.500 SPPG Polri, dan pada jangka panjang diproyeksikan akan mampu mendukung kebutuhan 33.000 SPPG pada skala nasional,” tutur Kapolri, menggarisbawahi visi jangka panjang dari inisiatif ini yang melampaui institusi kepolisian.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar