PARADAPOS.COM - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember sejak Kamis malam, 12 Februari 2026, memicu banjir luapan sungai yang meluas. Bencana ini telah merendam ribuan rumah di 12 desa dan kelurahan, dengan ketinggian air di beberapa titik mencapai satu meter. Tim relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bergerak cepat untuk mengevakuasi warga, terutama kelompok rentan, sementara ribuan keluarga terpaksa mengungsi.
Dampak Meluas di Delapan Kecamatan
Data terbaru dari BPBD Jember menunjukkan skala dampak yang cukup luas. Banjir tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi telah menyebar ke delapan kecamatan berbeda. Akibatnya, lebih dari 3.000 kepala keluarga harus berhadapan dengan genangan air yang masuk ke dalam rumah mereka, mengganggu aktivitas sehari-hari dan merusak harta benda.
Kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil menambah kekhawatiran. Warga yang terdampak, dengan sigap, telah mulai berpindah ke tempat yang lebih aman. Sebagian memilih mengungsi ke rumah saudara di dataran tinggi, sementara lainnya menuju posko-posko darurat yang telah disiapkan. Langkah antisipasi ini penting mengingat potensi hujan lanjutan yang dapat kembali meningkatkan debit air sungai.
Evakuasi dengan Perahu Karet di Desa Glundengan
Di antara lokasi terdampak, Desa Glundengan di Kecamatan Wuluhan menjadi salah satu yang paling parah. Situasi di lapangan memaksa tim relawan untuk menerjunkan perahu karet guna menjangkau warga yang terjebak di dalam rumah mereka. Operasi penyelamatan ini difokuskan pada kelompok yang paling membutuhkan pertolongan segera.
Seorang koordinator relawan di lokasi menjelaskan prioritas mereka. "Prioritas evakuasi diberikan kepada kelompok rentan, terutama warga lanjut usia (lansia)," ungkapnya. Upaya yang dilakukan di tengah genangan air yang deras ini menunjukkan tantangan nyata dalam penanganan darurat bencana di tingkat tapak.
Pemantauan terhadap kondisi cuaca dan ketinggian air terus dilakukan secara intensif. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk menghindari korban jiwa yang lebih besar.
Artikel Terkait
Rupiah Menguat 13,2 Poin ke Rp18.082 per Dolar AS di Tengah Pelemahan Indeks Dolar
Pelayat Padati Rumah Duka Rachmat Gobel, Surya Paloh Hadir Beri Penghormatan Terakhir
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Kembali Beroperasi di 5 Wilayah Hari Ini, Catat Lokasi dan Jadwalnya
DPR RI Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Rachmat Gobel Sebelum Pemakaman di Gorontalo