Kapolri Apresiasi Ribuan Banser yang Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:25 WIB
Kapolri Apresiasi Ribuan Banser yang Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

PARADAPOS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri dan membuka apel besar Banser yang digelar oleh Pengurus Pusat GP Ansor di Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026). Dalam kesempatan itu, ribuan anggota Banser mendeklarasikan dukungan agar institusi Polri tetap berada di bawah presiden. Apel yang berlangsung di SPN Selopamioro Polda DIY ini juga menjadi bagian dari serangkaian kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas kader.

Sinergi Menjaga Stabilitas Nasional

Dalam sambutannya di hadapan sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah, Kapolri menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan semacam ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kedisiplinan dan kualitas sumber daya manusia organisasi. Kapolri juga secara khusus mengingatkan jasa besar Banser, Ansor, dan Nahdlatul Ulama dalam lintasan sejarah perjuangan bangsa.

"Saya apresiasi atas perjuangan Banser, Ansor, dan NU atas dedikasi dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan. Saya harap kita bisa menjaga kemerdekaan dan meraih cita-cita bangsa Indonesia," tuturnya.

Menjawab Tantangan Global dan Dalam Negeri

Lebih lanjut, Kapolri menyoroti kondisi geopolitik global yang dinilai dapat memengaruhi situasi keamanan dalam negeri. Dalam konteks ini, ia menekankan bahwa stabilitas nasional adalah tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Indonesia, dengan posisi strategisnya, diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dunia.

"Indonesia harus berperan aktif ikut menjaga situasi global agar tetap aman, stabil, dan damai. Sebagai bangsa besar dengan posisi strategis di kawasan Asia Tenggara, Indonesia memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk turut serta menciptakan perdamaian dunia," jelas Kapolri.

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program pemerintah dan mengelola potensi sumber daya alam secara optimal. Menurutnya, hal ini memerlukan kecakapan, integritas, dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari setiap elemen masyarakat.

"Kita harus bersama-sama mendukung program pemerintah serta mengelola sumber daya alam yang kita miliki dengan sebaik-baiknya. Untuk itu, dibutuhkan kecakapan, kemampuan, integritas, serta rasa tanggung jawab yang tinggi dari seluruh elemen bangsa," ujarnya.

Harapan dari Pimpinan GP Ansor

Di sisi lain, Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin menyampaikan harapannya agar pelatihan ini mampu mencetak kader yang andal. Ia mengakui bahwa tantangan ke depan, mulai dari dinamika sosial hingga potensi konflik, semakin kompleks dan membutuhkan kekompakan seluruh pihak.

"Kita menyadari bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan. Dinamika sosial, perkembangan teknologi, hingga potensi konflik di tengah masyarakat menuntut kita untuk semakin solid, saling percaya, dan saling menguatkan," ungkap Addin.

Ia menegaskan bahwa Banser dan Polri pada dasarnya memiliki misi yang sejalan, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi antara kedua institusi ini, menurutnya, akan terus diperkuat untuk mewujudkan tujuan bersama tersebut.

"Banser sebagai garda terdepan dalam menjaga ulama dan kegiatan keagamaan, serta Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, memiliki tujuan yang sama," lanjutnya.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar