PARADAPOS.COM - Manajemen Persijap Jepara melakukan rotasi mengejutkan di tubuh kepelatihan dengan memutar posisi Mario Lemos dan Divaldo Alves. Lemos, yang sempat menjabat Direktur Teknik, kembali ditunjuk sebagai pelatih kepala, sementara Alves, pelatih sebelumnya, justru dipromosikan ke posisi Dirtek. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing Laskar Kalinyamat di BRI Super League.
Rotasi Posisi untuk Visi Jangka Panjang
Perombakan jabatan ini bukan sekadar pergantian biasa, melainkan sebuah pertukaran peran yang bertujuan membangun fondasi tim yang lebih solid. Manajemen klub tampaknya melihat potensi sinergi dari kombinasi baru ini. Mario Lemos, dengan pemahaman mendalam tentang skuat, akan kembali memegang kendali penuh di lapangan. Di sisi lain, Divaldo Alves ditugaskan untuk merancang kerangka kerja teknis yang berkelanjutan dari balik meja.
Dengan struktur baru ini, tanggung jawab teknis harian dan performa tim di kompetisi sepenuhnya berada di pundak Lemos. Sementara itu, Alves akan berkonsentrasi pada pengembangan sistem dan filosofi permainan klub untuk jangka panjang.
Kombinasi yang Diharapkan Maksimalkan Potensi
Langkah ini mencerminkan keinginan manajemen untuk tidak hanya mencari solusi instan, tetapi membangun sebuah sistem. Mereka berharap kepemimpinan Lemos di lapangan dapat disokong oleh visi strategis dan pengalaman Alves dalam membangun struktur.
Manajemen percaya duet ini adalah komposisi ideal. "Manajemen menganggap kombinasi kepemimpinan Mario Lemos yang berwenang di area teknis tim utama dengan pengalaman dan visi strategis Divaldo Alves, menjadi komposisi yang tepat untuk membawa Persijap semakin kompetitif," jelas pihak klub dalam pernyataannya.
Rotasi ini terjadi di tengah tekanan kompetisi, menunjukkan bahwa klub memilih pendekatan yang berani. Kesuksesan strategi ini tentu akan diuji dalam setiap pertandingan, sekaligus menjadi fondasi bagi masa depan Persijap Jepara.
Artikel Terkait
KPK Periksa 19 Pejabat Tulungagung, Dalami Aliran Dana ke Bupati Nonaktif
BPBD Karawang Identifikasi 16 Desa di Enam Kecamatan Rawan Kekeringan, Puncak Kemarau Diprediksi Agustus-November 2026
Aktivis Bantuan Gaza Laporkan Pelecehan Seksual dan Penyiksaan saat Dicegat Israel di Perairan Internasional
Prabowo: Gaji Rendah ASN, Guru, dan Aparat Hukum Akibat Kekayaan RI Mengalir ke Luar Negeri