PARADAPOS.COM - Tjie Nofia Handayani, atau yang lebih dikenal sebagai Ci Mehong, pengusaha kuliner ternama dengan produk unggulan bika ambon, secara resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya setelah 15 tahun membina rumah tangga. Pengusaha berusia 54 tahun yang juga viral karena memasarkan tanah kuburan ini mengungkapkan keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan matang, dengan alasan utama beban finansial yang dinilai sudah tidak tertanggungkan lagi.
Profil dan Perjalanan Hidup Pengusaha Tangguh
Ci Mehong adalah sosok pengusaha yang akrab di media sosial dengan julukan "palugada" (apa lu mau, gua ada), mencerminkan ragam produk yang ia tawarkan. Perempuan keturunan Tionghoa asal Aceh ini tumbuh dalam kesederhanaan dan telah akrab dengan dunia dagang sejak kecil untuk membiayai pendidikannya sendiri. Setelah merantau ke Jakarta dan sempat bekerja sebagai karyawan, hidupnya berubah ketika suami pertamanya mengalami stroke hingga akhirnya wafat. Kejadian itu memaksanya menjadi tulang punggung tunggal yang berjuang membesarkan keempat anaknya seorang diri, dan berhasil menyekolahkan mereka hingga ke luar negeri.
Dari Voucher Pulsa Hingga Lahan Makam: Membangun Imperium Bisnis
Ketangguhan sebagai seorang ibu tunggal berlanjut dalam karier bisnisnya. Ia memulai usaha dari berjualan voucher pulsa dan jasa fotokopi, lalu merambah ke perdagangan sayur dan berbagai kebutuhan sehari-hari. Momentum besar datang saat pandemi, di mana ia mendirikan PIK Baking House yang berfungsi ganda sebagai usaha kue dan kursus memasak. Strategi jualan daring yang ia terapkan membuahkan hasil.
Namun, namanya meledak di publik setelah sebuah video promosi lahan makam di San Diego Hills Memorial Park menjadi viral. Popularitas itu justru mendongkrak penjualan seluruh produknya. Ciri khasnya adalah gaya promosi blak-blakan dan jujur, bahkan tak segan menyatakan jika dagangannya memiliki kekurangan. Produk kue seperti lapis legit dan bika ambon premium, serta layanan katering harian, menjadi andalannya yang banyak diminati.
Keputusan Berat di Usia Pernikahan ke-15
Di balik kesuksesan bisnisnya, kehidupan rumah tangga Ci Mehong justru menemui jalan buntu. Ia pertama kali mengumumkan niatan cerainya secara terbuka dalam sebuah acara televisi, mengaku perayaan Imlek tahun ini terasa berbeda tanpa sang suami.
"Enggak juga, saya lagi mau gugat. Baru kali ini saya umumkan di sosmed ya," ungkapnya dalam video yang beredar.
Ia menegaskan keputusan ini bukan hal yang mendadak. Pernikahan yang telah berjalan hampir 15 tahun itu dikatakan sudah tidak lagi mampu ia pertahankan.
"Hampir 15 tahun," tuturnya singkat.
Beban Finansial dan Pencatutan Nama Jadi Pemicu
Alasan utama yang diungkapkan Ci Mehong adalah tekanan finansial yang ia rasakan sudah di luar batas. Beban itu bukan hanya untuk suaminya, tetapi juga untuk anak-anak suami dari pernikahan sebelumnya yang telah beranjak dewasa.
"Sudah enggak tahan, porotin. Porotin itu bukan buat dia pribadi, tapi buat anaknya," jelasnya. "Anaknya itu udah gede, umur 26 sama 29 tahun," lanjutnya.
Masalah lain yang turut memberatkan adalah kebiasaan sang suami yang kerap mencatut namanya saat meminjam uang kepada orang lain, seolah-olah Ci Mehong tidak memberinya nafkah.
"Sejak setahun ini sih, udah gitu ngejelek-jelekin saya, pinjam duit. Suami saya (pinjam) ke orang lain bawa-bawa nama saya bahwa saya tuh enggak kasih dia," terangnya.
Ia juga menyoroti kondisi suaminya yang kini sudah tidak memiliki pekerjaan atau aset, karena semuanya telah dijual untuk biaya hidup. Merasa tidak sanggup lagi, Ci Mehong memutuskan menghentikan bantuan finansial sejak pertengahan tahun lalu.
"Tadinya bekerja, tadinya punya aset juga dijual jadi buat biayain hidup," ucapnya. "Saya sudah setop semenjak saya pulang dari Amerika bulan Mei," tegasnya.
Perlindungan Harta dan Penutup
Di tengah situasi sulit ini, Ci Mehong bersyukur telah membuat perjanjian pisah harta sebelum menikah, sebuah langkah bijak yang diambil atas saran anaknya.
"Untung Tuhan itu baik, saya juga pisah harta. Itu juga karena Tuhan suruh anak saya," ujarnya.
Keputusan untuk bercerai ini menambah catatan panjang kehidupan pribadi Ci Mehong yang kerap menjadi sorotan, setelah sebelumnya ia juga dikenal publik karena perseteruan dengan selebritas lain. Kini, dengan keterbukaan ini, publik menyaksikan sisi lain dari perjalanan seorang pengusaha wanita yang tangguh, yang harus mengambil keputusan berat untuk melindungi diri dan pencapaian hidupnya.
Artikel Terkait
Mahkamah Agung AS Batasi Kewenangan Presiden Tetapkan Tarif Sepihak
Kemendikbud Dorong Lowongan Guru Pensiun Diisi CPNS, Bukan PPPK
Harga Emas Pegadaian Tembus Rp3 Juta per Gram pada Senin
Kapolri Murka, Sidang Etik Dipercepat Usai Anggota Brimob Diduga Tewaskan Anak di Tual