PARADAPOS.COM - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjalani debut kompetitifnya untuk Ajax Amsterdam dengan hasil imbang 1-1 melawan NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie, Ahad (22/2/2026) dini hari WIB. Laga di Johan Cruijff Arena itu mencatatkan penampilan pertama Paes sejak bergabung dari FC Dallas akhir Januari lalu, menggantikan kiper utama Vitezslav Jaros yang cedera panjang.
Debut di Tengah Tekanan
Dihadapkan pada situasi yang menantang, Paes langsung diturunkan sebagai starter. Keputusan pelatih tak terelakkan mengingat Jaros dipastikan absen hingga akhir musim. Debut sang penjaga gawang berlangsung dalam partai sengit melawan NEC yang juga berambisi meraih poin penuh.
Jalannya Pertandingan
Ajax sempat memimpin lebih dulu melalui gol Mika Godts pada menit ke-39 babak pertama. Namun, keunggulan itu sirna di babak kedua. NEC berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-57 lewat Darko Nejasmic, dalam sebuah momen yang sulit diantisipasi Paes.
Menurut analisis, gol tersebut terjadi setelah bola mengalami defleksi dari pemain lain, membuat kiper berdarah Indonesia itu tak berkutik.
Evaluasi Penampilan Paes
Terlepas dari kebobolan, performa Maarten Paes secara umum patut diacungi jempol. Ia menunjukkan refleks yang tajam dan ketenangan yang baik di bawah mistar. Beberapa penyelamatan penting berhasil ia lakukan, termasuk menghalau tendangan spekulasi jarak jauh Tjaronn Chery dan sundulan berbahaya Noe Lebreton dari jarak dekat.
“Penampilannya terbilang solid dan memberikan rasa aman bagi pertahanan,” ujar seorang pengamat sepak bola Belanda yang memantau laga tersebut. “Dia tampak percaya diri, yang merupakan modal bagus untuk awal kariernya di Ajax.”
Dampak pada Klasemen dan Peluang di Timnas
Hasil imbang ini berdampak signifikan pada papan atas klasemen Eredivisie. Ajax, yang hanya meraih satu poin, terpeleset ke posisi keempat dengan koleksi 43 poin. NEC Nijmegen justru naik ke peringkat ketiga dengan poin yang sama, unggul selisih gol.
Di sisi lain, performa positif Paes menjadi angin segar bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Momentum ini datang di saat yang tepat, menjelang FIFA Series di Maret mendatang, terutama mengingat kondisi kiper utama lainnya, Emil Audero, yang sedang menghadapi tantangan bersama klubnya, Cremonese, di Serie A. Keputusan Herdman dalam memilih kiper andalan akan semakin menarik untuk disimak.
Artikel Terkait
Ibu dan Bayi Tewas Diduga Akibat Persalinan Mandiri di Kos Batam
Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Rasio Utang di Bawah 40% PDB
Polres Tanah Datar Razia Kelengkapan Kendara, Periksa Personel dan Masyarakat
Pemerintah Kaji Opsi Pendanaan untuk Antisipasi Kenaikan Biaya Haji 2026