PARADAPOS.COM - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh telah menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahap pertama kepada 842 mahasiswanya yang terdampak banjir. Bantuan ini merupakan realisasi komitmen kampus untuk memastikan kelangsungan studi para mahasiswa yang mengalami musibah, dari total 1.621 orang yang telah lulus verifikasi awal.
Komitmen Kampus untuk Kelangsungan Studi
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan tahap pertama ini. Langkah ini dinilai krusial untuk meringankan beban ekonomi mahasiswa di tengah situasi yang sulit.
"Alhamdulillah hari ini kampus telah menunaikan komitmen yakni membantu mahasiswa yang terdampak banjir dengan membayar UKT mahasiswa, sehingga anak-anak kami yang terkena musibah dapat melanjutkan studinya," ungkapnya di Banda Aceh, Senin.
Proses Verifikasi dan Pengembalian Dana Berlanjut
Proses penyaluran bantuan tidak berhenti di sini. Tim kampus saat ini masih melakukan verifikasi lanjutan. Bagi mahasiswa yang ternyata sudah membayar UKT sendiri namun masuk dalam daftar penerima bantuan, dana pengembalian sedang diproses. Rektor meminta mahasiswa untuk aktif memantau informasi resmi melalui kanal media sosial kampus mengenai mekanisme dan jadwal pengembalian dana tersebut.
Selain itu, verifikasi untuk calon penerima bantuan UKT tahap kedua juga masih terus dilakukan. Syarat utama penerima bantuan ini adalah mahasiswa yang tidak sedang menerima bantuan pendidikan lain, seperti KIP, Baznas, atau beasiswa serupa.
Dukungan dari Mitra Eksternal
Upaya meringankan beban mahasiswa tidak hanya berasal dari anggaran internal universitas. Sejumlah lembaga mitra juga turut berkontribusi. PT Surveyor Indonesia, misalnya, memberikan bantuan UKT selama dua semester untuk 62 mahasiswa dari kelompok UKT terendah. Sementara itu, lembaga filantropi Samarah dan VMD Peduli menyalurkan bantuan serupa untuk satu semester bagi 19 mahasiswa.
Usulan Bantuan yang Lebih Luas
Melihat skala dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, UIN Ar-Raniry telah mengajukan permohonan bantuan yang lebih luas. Kampus mengusulkan dukungan pendidikan untuk 4.035 mahasiswa yang tercatat berasal dari keluarga terdampak kepada Kementerian Agama serta berbagai instansi dan lembaga lainnya.
"Berdasarkan pendataan internal kampus, sebanyak 4.035 mahasiswa terdampak secara ekonomi akibat bencana telah kita ajukan biaya pendidikan ke Kementerian Agama serta sejumlah instansi dan lembaga lainnya," jelas Prof. Mujiburrahman menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Uji Taktik di FIFA Series 2026, Hadapi Tiga Gaya Berbeda
Kebakaran di Cianjur Akibat Kebocoran Elpiji, Satu Korban Luka Bakar 100%
Manchester United Kejar Penebusan di Kandang Everton
Mobil Operasional Program Makan Bergizi Gratis Dicuri di Bogor