PARADAPOS.COM - Seorang anggota DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haykal, mengungkapkan rumahnya di Kecamatan Cisarua nyaris menjadi sasaran pencurian. Kejadian ini terjadi pada Jumat (27/2) pagi, saat pemilik rumah sedang berada di Bandung untuk menempuh pendidikan. Aksi dua pelaku yang terekam kamera berhasil digagalkan berkat kewaspadaan penghuni rumah yang sedang bersiap santap sahur.
Kronologi Kejadian Saat Pemilik di Luar Kota
Wawan Haykal, yang akrab disapa Wanhay, mendapat laporan percobaan pembobolan itu ketika sedang tidak berada di lokasi. Saat kejadian, ia sedang menjalani aktivitas kuliah di Kota Bandung. "Saya lagi di Bandung, lagi kuliah, kebetulan lagi ngambil S2 di Padjadjaran," tuturnya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2/2026).
Meski sempat cemas, Wanhay mengaku bersyukur tidak ada barang berharga yang hilang. Keberhasilan mencegah aksi kejahatan itu terjadi karena para penghuni rumahnya bangun dan sedang aktif beraktivitas di dapur. "Alhamdulillah (tidak ada barang yang hilang), kebetulan yang di rumah keburu bangun lagi pada masak itu, iya (mau sahur)," imbuhnya.
Aksi Pelaku yang Terekam dan Gagal Total
Insiden ini menjadi perbincangan setelah sebuah video beredar di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan dua orang pelaku datang menggunakan satu sepeda motor. Satu pelaku turun dan mulai mencoba membobol pagar rumah, sementara rekannya menunggu di atas motor dalam posisi siaga.
Namun, niat mereka langsung urung ketika diketahui oleh penjaga rumah. Teriakan dari dalam rumah membuat kedua pelaku panik dan langsung kabur meninggalkan lokasi dengan tergesa-gesa.
Respons Kapolsek dan Imbauan untuk Masyarakat
Kapolsek Cisarua, Kompol Budi Suratman, mengonfirmasi bahwa penyelidikan telah dilakukan sejak pagi hari kejadian. Ia menjelaskan bahwa rumah tersebut memiliki penjagaan rutin pada malam hari, yang menjadi faktor utama kegagalan aksi pencurian itu. "Rumahnya itu kan setiap malam dijaga, baru masuk lihat orang di dalam langsung kabur," jelas Budi Suratman.
Merespons kejadian ini, Wanhay selaku anggota dewan sekaligus korban, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia menekankan bahwa ancaman kejahatan bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja, tanpa memandang status. "Saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam situasi seperti ini. Kalau nggak berhati-hati kapanpun bisa mengancam," bebernya.
Peristiwa ini menyisakan catatan tentang pentingnya sistem keamanan lingkungan, terutama di kawasan perumahan, dan bagaimana kewaspadaan sederhana dari penghuni rumah dapat menjadi penghalang paling efektif bagi pelaku kejahatan.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Diplomatik ke Empat Negara
OpenAI Catat 900 Juta Pengguna Aktif Mingguan dan Raup Pendanaan USD 110 Miliar
Roby Tremonti Akui Diri sebagai Bobby dalam Buku Mantan, Bantah Tuduhan dan Ancam Laporkan Penulis
Pasar Ponsel Pintar Global Diproyeksi Anjlok 12%, Harga Naik ke Rekor Tertinggi