Hujan Ekstrem 264 mm Picu Banjir di 147 RT dan 19 Ruas Jalan Jakarta

- Minggu, 08 Maret 2026 | 05:25 WIB
Hujan Ekstrem 264 mm Picu Banjir di 147 RT dan 19 Ruas Jalan Jakarta

PARADAPOS.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya semalaman mengakibatkan banjir di sejumlah titik pada Minggu (8/2/2026) pagi. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat setidaknya 147 Rukun Tetangga (RT) dan 19 ruas jalan tergenang air, dengan ketinggian di beberapa lokasi mencapai 1,7 meter. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengonfirmasi tingginya intensitas curah hujan yang menjadi penyebab utama, sekaligus menginstruksikan kesiapsiagaan penuh untuk menghadapi potensi debit air kiriman dari daerah penyangga.

Curah Hujan Ekstrem Picu Genangan

Kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor kunci dalam kejadian banjir pagi ini. Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa curah hujan yang tercatat di Jakarta dan sekelilingnya berada pada level yang sangat tinggi, jauh melampaui ambang batas normal. Angka yang disebutkan memberikan gambaran jelas tentang besarnya volume air yang harus ditangani oleh sistem drainase kota.

“Hari ini di Jakarta dan sekitarnya, curah hujan itu 264 mm per hari. Itu termasuk curah hujan yang sangat, sangat, sangat tinggi,” ungkap Pramono saat memberikan keterangan pers kepada awak media.

Menyadari besarnya ancaman, koordinasi dan upaya penanganan telah dilakukan sejak dini. Pramono menyebut bahwa operasi pemompaan di beberapa titik rawan sudah dijalankan sejak malam hari untuk mengantisipasi meluasnya genangan.

“Dan kemudian dari semalam saya sudah langsung berkoordinasi dengan jajaran, terutama Sumber Daya Air. Bahkan dari semalam sebenarnya beberapa spot sudah dilakukan pemompaan, dipompa,” jelasnya.

Antisipasi Debit Air Kiriman dan Penguatan Logistik

Selain menangani genangan yang sudah terjadi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan berikutnya, yaitu aliran air dari wilayah hulu. Gubernur mengingatkan bahwa kondisi hujan dengan intensitas serupa juga terjadi di daerah penyangga seperti Bogor dan Tangerang, yang berpotensi menambah volume air di Jakarta.

“Tetapi, ini nanti sebagai informasi, karena di atas, baik itu di Bogor, di Tangerang, dan sebagainya, curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta,” tambah Pramono.

Untuk mengatasi hal tersebut, langkah antisipatif dengan mengerahkan seluruh sumber daya dilakukan. Salah satu fokusnya adalah menyiagakan armada pompa dalam jumlah besar untuk ditempatkan di lokasi-lokasi strategis yang dikenal rawan banjir.

“Dan untuk itu, saya sudah meminta pada seluruh jajaran, kurang lebih 1.200 pompa dipersiapkan dan termasuk pompa portabel di beberapa daerah, salah satunya yang selalu jadi persoalan adalah di Daan Mogot dan di DI Panjaitan,” tuturnya.

Upaya tersebut tampaknya mulai membuahkan hasil. Meski genangan masih ada, arus lalu lintas di titik-titik kritis tersebut masih dapat berjalan. “Alhamdulillah, di dua tempat itu dari tadi pompa terus dilakukan dan lalu lintas bisa berjalan walaupun ada sedikit genangan,” lanjut Gubernur.

Pemutakhiran Data dan Penanganan di Lapangan

Sementara itu, dari sisi pemantauan, BPBD DKI Jakarta terus memperbarui data sebaran banjir. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 147 RT terdampak. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa personelnya telah dikerahkan ke lapangan untuk memantau perkembangan secara langsung.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 147 RT dan 19 Jalan tergenang,” kata Isnawa dalam keterangan resminya.

Selain pemantauan, upaya teknis seperti penyedotan genangan dan pengecekan saluran air juga digiatkan. Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait terus dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terintegrasi, guna memulihkan kondisi dan mengurangi dampak yang dirasakan warga.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar