Tiga Tewas dalam Kecelakaan Pikap yang Angkut Warga Tilik Bayi di Kebumen

- Senin, 09 Maret 2026 | 17:50 WIB
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Pikap yang Angkut Warga Tilik Bayi di Kebumen

PARADAPOS.COM - Sebuah mobil pikap yang mengangkut puluhan warga terguling di jalan kabupaten di Kebumen, Jawa Tengah, Senin (9/3/2026) pagi. Kecelakaan maut ini menewaskan tiga orang penumpang dan melukai sejumlah lainnya. Rombongan tersebut sedang dalam perjalanan untuk menjenguk seorang warga yang baru melahirkan di rumah sakit.

Kronologi Insiden di Jalan Menanjak

Insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Dukuh Karangkemiri, Desa Somagede, Kecamatan Sempor. Lokasinya merupakan ruas jalan penghubung antara Kecamatan Sempor dan Karanggayam. Menurut keterangan awal, mobil pikap bernopol R 8025 HK itu sedang melintasi jalan yang menanjak dan relatif sempit. Diduga, kendaraan tidak kuat melanjutkan pendakian sehingga mengalami kemunduran yang berujung pada tergulingnya kendaraan.

Korban Jiwa dan Luka-Luka

Tiga warga Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam, dinyatakan tewas di tempat kejadian. Mereka adalah Tuminah (50), Siti Komariyah (37), dan Rimpen (40). Sementara itu, beberapa penumpang lain mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Empat orang di antaranya, yaitu Narsiyah (58), Sarmiyah (45), Rusmiyati (43), dan Ridem (60), mengalami luka berat dan memerlukan penanganan medis intensif.

Penanganan Korban dan Respons Aparat

Korban yang terluka segera mendapat pertolongan pertama di lokasi sebelum kemudian dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat, termasuk RS PKU Muhammadiyah Gombong. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengonfirmasi situasi di lapangan.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian berjumlah tiga orang. Selain itu beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis," jelasnya.

Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Faktor teknis kendaraan, kondisi jalan, serta muatan yang diangkut menjadi perhatian utama penyidik.

Misi Kemanusiaan yang Berakhir Duka

Kecelakaan ini menyelimuti duka perjalanan silaturahmi warga. Sebanyak 29 penumpang dalam pikap tersebut diketahui sedang melakukan tradisi "tilik bayi", yakni mengunjungi dan memberi dukungan kepada tetangga mereka yang baru saja melahirkan. Insiden ini mengingatkan kembali akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalur dengan kontur yang menantang dan dengan jumlah penumpang yang banyak.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar