Pemerintah Siagakan Penuh Transportasi Darat, Laut, dan Udara untuk Mudik Lebaran 2026

- Rabu, 11 Maret 2026 | 05:25 WIB
Pemerintah Siagakan Penuh Transportasi Darat, Laut, dan Udara untuk Mudik Lebaran 2026

PARADAPOS.COM - Pemerintah Indonesia telah menyiagakan infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara secara menyeluruh guna mengantisipasi arus mudik Lebaran 2026. Dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memaparkan kondisi terkini jalan nasional, jalan tol, serta kesiapan berbagai moda transportasi untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman dan lancar.

Kondisi Jalan Nasional dan Antisipasi Kerusakan

Pemerintah terus memantau dan memelihara jaringan jalan nasional non-tol yang membentang lebih dari 47.000 kilometer di seluruh penjuru tanah air. Menurut laporan yang disampaikan, tingkat kemantapan jalan tersebut secara umum telah mencapai angka 93,2 persen.

“Kondisinya beragam, tetapi secara umum jalan nasional non-tol dalam kondisi siap dan mantap untuk menghadapi arus mudik,” kata AHY.

Meski demikian, tidak ada ruang untuk lengah. Untuk menangani kerusakan yang mungkin muncul selama puncak arus mudik, pemerintah telah menyiagakan 1.461 unit Disaster Relief Unit (DRU). Tim khusus yang dilengkapi alat berat ini bertugas melakukan perbaikan darurat, seperti menambal jalan berlubang, dengan cepat. Kesiapan ini dinilai crucial mengingat terdapat ratusan titik rawan bencana, seperti banjir dan longsor, yang telah dipetakan.

“DRU ini tugasnya adalah secara cepat menggelar alat-alat berat dengan material yang digunakan untuk segera menutup—saya ulangi—memperbaiki atau menambal jalan-jalan yang berlubang agar bisa segera digunakan dan tidak terlalu menghambat perjalanan. Ini sudah diantisipasi,” jelasnya.

Kesiapan Jalan Tol dan Fasilitas Pendukung

Di sektor jalan tol, sebanyak 76 ruas dengan total panjang 3.115 kilometer telah siap beroperasi. Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, pemerintah juga akan mengaktifkan 10 ruas tol fungsional sementara yang tersebar di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Fasilitas pendukung perjalanan juga mendapat perhatian, mulai dari Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) hingga stasiun pengisian kendaraan listrik yang disiapkan untuk mengakomodasi tren kendaraan elektrik.

Siaga Penuh Moda Transportasi Lainnya

Kesiapan tidak hanya berfokus pada jalan raya. Pemerintah juga telah mengerahkan armada dan infrastruktur pendukung dari berbagai moda transportasi. Sektor darat menyiapkan puluhan ribu unit bus dan ratusan terminal. Transportasi laut dan penyeberangan telah mengerahkan ratusan kapal dengan kapasitas jutaan penumpang, yang akan dilayani oleh ratusan pelabuhan.

Sementara itu, sektor penerbangan menargetkan dapat melayani hingga 7,8 juta penumpang dengan armada pesawat yang beroperasi dari ratusan bandara. Perkeretaapian juga tidak ketinggalan, dengan ribuan unit kereta dan ratusan stasiun yang disiagakan.

“Kita berharap semua moda transportasi ini dapat beroperasi dengan baik dan tidak terlalu terdampak cuaca sehingga perjalanan masyarakat selama mudik dapat berlangsung aman dan lancar,” tutup AHY menegaskan harapan pemerintah.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar