Prabowo Apresiasi Lonjakan ROA Danantara, Tapi Target 10 Persen Masih Jauh

- Rabu, 11 Maret 2026 | 12:25 WIB
Prabowo Apresiasi Lonjakan ROA Danantara, Tapi Target 10 Persen Masih Jauh

PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa laporan keuangan Danantara Indonesia menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan, meski masih di bawah target ideal yang ditetapkan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara tasyakuran Hari Ulang Tahun pertama perusahaan tersebut di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Presiden mengapresiasi lonjakan "return on asset" (ROA) lebih dari 300 persen pada tahun 2025, namun menekankan bahwa angka tersebut baru merupakan langkah awal menuju sasaran profitabilitas yang jauh lebih tinggi.

Apresiasi atas Lonjakan Kinerja Awal

Dalam sambutannya di Wisma Danantara, Presiden Prabowo tampak mengakui kerja keras yang telah dilakukan. Ia menyebut laporan kenaikan ROA tersebut sebagai sesuatu yang membanggakan dan membuktikan kebenaran dari konsep awal pendirian badan pengelola investasi tersebut. Konsep konsolidasi manajemen dalam satu kendali, menurutnya, mulai menunjukkan hasil.

"Saya dapat laporan saya cukup gembira "return on asset" 1 tahun di 2025 dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen. Ini cukup baik dan ini membuktikan premis kita mendirikan Danantara ini," tuturnya.

Target Jangka Panjang yang Ambisius

Di balik apresiasi tersebut, Prabowo dengan tegas menyampaikan bahwa pencapaian saat ini masih jauh dari sasaran. Ia menjelaskan standar dunia untuk perusahaan yang dikelola dengan baik, di mana ROA minimal harus mencapai 10 persen. Angka 12 persen dinilai bagus, sementara 15 persen tergolong hebat. Pencapaian Danantara yang masih berkisar di angka 5 persen, meski mengalami pertumbuhan tinggi, dinilai belum memadai.

"Jadi saudara-saudara premis kita ternyata benar, konsolidasi satu managemen dengan rasional dengan standar-standar terbaik dunia "return on asset" saya terima di atas 300 persen," ungkapnya.

Ia kemudian memberikan ilustrasi konkret tentang implikasi target tersebut. Dengan aset yang dikelola, ROA sebesar 5 persen berarti Danantara harus mampu mengembalikan keuntungan sekitar USD 50 miliar atau setara Rp800 triliun kepada negara setiap tahunnya.

Dorongan untuk Tingkatkan Kinerja di Tengah Ketidakpastian

Presiden secara khusus menyampaikan permintaan dan keyakinannya kepada pimpinan Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, untuk terus mendorong kinerja perusahaan. Ia menekankan bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan, mengingat situasi global yang penuh gejolak dan ketidakpastian.

"Saya yakin dan percaya kunci dari manajemen yang baik adalah di hati dan jiwa. Karena itu, dalam tahun pertama ini walau saya ucapkan terima kasih saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh. Saudara harus bisa memberi return 5 persen minimal kembali ke negara USD 50 miliar," tegas Prabowo.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa perjalanan Danantara Indonesia masih panjang. Pencapaian di tahun pertama, meski diapresiasi, dipandang hanya sebagai fondasi. Tuntutan untuk berkontribusi signifikan terhadap penerimaan negara di tengah iklim ekonomi yang bergejolak menjadi tantangan riil yang harus dijawab oleh manajemen ke depan.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar