PARADAPOS.COM - Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi membawa nuansa yang sangat personal bagi Ivan Gunawan. Untuk pertama kalinya, desainer dan presenter ternama itu menunaikan salat Id di sebuah masjid yang ia bangun sendiri di kawasan Depok, Jawa Barat. Momen ini tidak hanya menandai pencapaian impian pribadinya, tetapi juga mengukuhkan fungsi kompleks tersebut sebagai pusat ibadah dan pendidikan Al-Qur'an bagi ratusan santri.
Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah
Bangunan yang digunakan untuk salat Id itu bukanlah masjid biasa. Di dalam kompleks yang sama, berdirilah Rumah Tahfidz Ad-Durrotul Quran yang menjadi rumah belajar bagi sekitar 150 santri, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Keberadaan lembaga pendidikan ini menunjukkan visi Ivan yang lebih luas: menciptakan sebuah ekosistem yang mendukung pembinaan agama bagi generasi muda.
Harapannya, tempat ini akan melahirkan individu-individu yang unggul secara akademis dan spiritual. "Saya berharap bahwa yang ada di sini semuanya insyallah adalah anak-anak yang punya prestasi, anak-anak pilihan Allah yang di sini bukan hanya sekadar tinggal, tempat penampungan, tapi mereka memang anak-anak yang ingin belajar agama Islam lebih giat lagi," ungkapnya dengan penuh harap.
Kebersamaan yang Menambah Khidmat
Suasana haru dan syukur di pagi hari raya itu semakin lengkap dengan kehadiran sahabat karib Ivan, Ruben Onsu. Turut hadir pula Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Anshar yang memimpin jalannya salat Id sebagai imam dan khatib. Kehadiran mereka mengubah momen personal Ivan menjadi sebuah kebersamaan yang hangat dan penuh makna.
Ruben Onsu sendiri mengaku terkesan dengan dedikasi Ivan. Dalam pandangannya, pertemuan mereka di hari yang spesial itu terasa seperti sebuah rangkaian takdir. "Ia bahkan menilai pertemuan mereka di momen Lebaran tersebut bukan sekadar kebetulan, melainkan bagian dari takdir yang telah digariskan oleh Tuhan," jelasnya.
Simbol Perjalanan Spiritual
Bagi Ivan Gunawan, Idulfitri tahun ini memiliki rasa yang sangat berbeda. Lebaran bukan lagi sekadar perayaan usainya bulan Ramadan, tetapi telah bertransformasi menjadi simbol konkret dari perjalanan spiritual dan komitmennya. Impian lama untuk membangun sebuah masjid yang multifungsi akhirnya terwujud, memberikan manfaat yang nyata bagi komunitas di sekitarnya.
Pencapaian ini memberikan dimensi baru pada makna 'kemenangan' yang dirayakan setiap Idulfitri. Kemenangan itu tidak hanya bersifat personal, tetapi juga sosial, karena telah melahirkan sebuah tempat yang akan terus memberi manfaat keilmuan dan spiritual jauh setelah hari raya itu berlalu.
Artikel Terkait
Galatasaray Siapkan Gugatan Hukum Usai Noa Lang Cedera Parah Terjepit Papan Iklan di Anfield
Pemerintah Kaji Penerapan Sistem Kerja Fleksibel dan WFH Usai Arahan Presiden
KPK Tegaskan Status Tahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas Bersifat Sementara
RM BTS Tampil di Konser Comeback dengan Gips Usai Alami Cedera Pergelangan Kaki