PARADAPOS.COM - Veda Ega Pratama menorehkan sejarah baru untuk balap motor Indonesia dengan meraih podium perdananya di Kejuaraan Dunia Moto3. Pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu finis ketiga pada seri kedua MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Ayrton Senna, Goiânia, Brasil, Minggu (22/3/2026) malam. Prestasi ini menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang Grand Prix balap motor dunia.
Prestasi yang Mengubah Peta Klasemen
Hasil gemilang di Brasil itu langsung melambungkan nama Veda ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 27 poin. Lebih dari itu, ia masih kokoh mempertahankan status sebagai rookie terbaik sekaligus pembalap Honda dengan poin tertinggi sejauh ini. Performa spektakulernya tak luput dari sorotan, bahkan para komentator resmi acap kali menjulukinya sebagai 'superstar' masa depan yang sedang dalam proses penjelmaan.
Balapan Penuh Drama dan Strategi
Perjalanan menuju podium tidaklah mulus. Meski start dari posisi keempat terlihat menjanjikan, Veda sempat terperosok dalam duel sengit di tengah peleton yang membuatnya terlempar hingga ke posisi kesepuluh. Dinamika balapan berubah drastis di lap ke-13 setelah kecelakaan serius yang melibatkan pimpinan lomba memaksa panitia mengibarkan bendera merah dan menghentikan sementara balapan.
Prosedur restart dengan sisa lima lap justru menjadi panggung bagi Veda. Dengan ketenangan yang tak biasa untuk seorang debutan, pembalap Honda Team Asia bernomor 9 itu secara sistematis menyalip enam rivalnya. Aksi paling menentukan adalah manuver berani menyalip dua pembalap sekaligus, diikuti dengan block pass yang sempurna untuk merebut posisi ketiga.
Kebanggaan di Parc Ferme
Di area parc ferme, emosi Veda tampak begitu nyata. Wajahnya memancarkan campuran rasa lelah, syukur, dan kebanggaan yang luar biasa. Dalam momen bersejarah itu, ia menyampaikan rasa terima kasihnya.
"Awalnya saya kesulitan manajemen ban belakang, tapi untungnya bisa meraih hasil baik di akhir. Saya ingin berterima kasih kepada semua masyarakat Indonesia dan para sponsor yang telah mendukung," tuturnya dengan suara bergetar.
Mimpi yang Semakin Nyata
Target Veda di musim debutnya memang jelas: konsisten meraih poin dan merebut gelar rookie terbaik. Berbekal gelar juara Asia Talent Cup 2023 dan pengalaman di Red Bull Rookies Cup, langkahnya kini terlihat semakin solid. Pencapaian podium di seri kedua ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan bukti nyata potensi dan mental pebalap kelas dunia yang dimilikinya. Mimpi tersebut kini bukan lagi sekadar angan-angan, tetapi sebuah tujuan yang benar-benar berada dalam jangkauan tangannya.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Tangani Banjir, Siapkan Mudik, dan Respons Arahan Penghematan
Dua Prajurit Marinir Gugur dalam Baku Tembak dengan KKB di Maybrat
Pemkab Jember Siapkan Kebijakan WFH untuk ASN Antisipasi Dampak Gejolak Minyak Dunia
Geopolitik Timur Tengah Picu Koreksi Bitcoin dan Aset Kripto