PARADAPOS.COM - Serangkaian gempa susulan kembali mengguncang kawasan Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Jumat (10/4/2026), memperpanjang masa sulit bagi warga yang masih berjuang pulih pasca-gempa utama awal bulan. Dalam situasi yang belum stabil ini, DPD Partai Perindo setempat turun langsung menyalurkan bantuan logistik berupa air minum dan mie instan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Dampak Berkepanjangan bagi Kehidupan Warga
Lebih dari seribu gempa susulan telah tercatat sejak peristiwa utama pada 2 April lalu, menciptakan atmosfer ketidakpastian yang berkepanjangan. Bagi banyak warga, khususnya di wilayah pesisir yang menggantungkan hidup pada sektor informal, kondisi ini bukan hanya soal trauma, tetapi juga ancaman nyata terhadap penghidupan. Aktivitas ekonomi yang terhambat membuat pemenuhan kebutuhan harian menjadi tantangan besar di tengah upaya pemulihan.
Respons Cepat dengan Bantuan Konkret
Merespons kondisi tersebut, DPD Partai Perindo Kota Ternate mengambil inisiatif untuk memberikan bantuan langsung. Bantuan yang disalurkan berupa 105 karton air minum dan 50 dus mie instan, barang-barang pokok yang sangat dibutuhkan dalam situasi darurat untuk menjaga ketahanan fisik warga.
Ketua DPD Partai Perindo Kota Ternate, Bilhan Gamaliel, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Kami menyerahkan bantuan 105 karton air minum dan 50 dus mie instan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak,” jelasnya.
Dukungan Moril dan Harapan untuk Pemulihan
Di luar bantuan materi, pihaknya menekankan pentingnya dukungan psikologis dan semangat untuk membantu masyarakat bertahan. Dalam situasi bencana yang berlarut, ketabahan dan harapan merupakan elemen krusial yang turut menentukan proses pemulihan.
“Harapan utama bagi korban bencana gempa bumi adalah tetap diberikan perlindungan, kekuatan dan ketabahan untuk melewati kondisi yang ada, serta pemulihan kehidupan yang lebih baik,” tutur Bilhan, yang juga merupakan anggota DPRD Kota Ternate.
Mendorong Pemulihan yang Menyeluruh
Bilhan menambahkan bahwa upaya penanganan pascabencana perlu terus diperkuat agar proses pemulihan, baik secara sosial maupun ekonomi, dapat berjalan lebih cepat dan terarah. Pemulihan aktivitas ekonomi, yang menjadi penopang utama banyak keluarga, menjadi salah satu fokus perhatian.
“Doa untuk keselamatan, penanganan pascabencana dan bantuan kebutuhan pokok sangat diharapkan. Kami berharap masyarakat segera bangkit kembali dari dampak fisik maupun psikologis,” ungkapnya.
Distribusi bantuan ini diharapkan tidak hanya menjadi penyangga kebutuhan sesaat, tetapi juga bagian dari upaya lebih besar untuk menjaga keberlangsungan hidup warga. Dengan koordinasi dan respons yang tepat, diharapkan masyarakat terdampak dapat segera kembali bangkit dan menjalani kehidupan normal.
Artikel Terkait
Pria Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal di Lubuklinggau
ITS Surabaya Kembangkan Bensin Sawit sebagai Alternatif Energi Nasional
Layanan Telekomunikasi Stabil Sepanjang Ramadan dan Idulfitri 2026
Bidan Lampung Padukan Tugas Medis dengan Pelestarian Kain Tapis