Presiden Prabowo Akan Temui Putin di Moskow Bahas Geopolitik dan Energi

- Sabtu, 11 April 2026 | 11:00 WIB
Presiden Prabowo Akan Temui Putin di Moskow Bahas Geopolitik dan Energi

PARADAPOS.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Moskow, Rusia, pada Minggu, 12 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk mengadakan pertemuan bilateral langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas isu-isu strategis global, dengan fokus khusus pada dinamika geopolitik dan stabilitas pasokan energi.

Agenda Strategis di Moskow

Pertemuan tingkat tinggi antara kedua pemimpin negara ini dinilai sebagai langkah diplomatik penting dalam konstelasi politik internasional yang terus berubah. Pertemuan ini diharapkan dapat menjajaki posisi dan kerja sama kedua negara di tengah berbagai tantangan global, dengan energi menjadi salah satu poin pembicaraan yang krusial mengingat dampaknya terhadap ketahanan nasional.

Konfirmasi dari Menteri Luar Negeri

Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan konfirmasi resmi mengenai agenda tersebut setelah melakukan konferensi pers di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Sabtu (11/4/2026).

"Berangkatnya minggu ini. Dalam minggu ini," tutur Sugiono kepada para jurnalis yang hadir.

Ia menegaskan bahwa dialog langsung antara Presiden Prabowo dan Presiden Putin akan menyentuh hal-hal mendasar. "Salah satu yang akan beliau diskusikan juga itu karena ini merupakan sesuatu yang sifatnya sangat strategis bagi bangsa Indonesia," jelasnya. "Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin dan juga akan membahas mengenai geopolitik dunia dan juga pasti membahas tentang situasi energi. Saya kira itu saja."

Waktu Keberangkatan

Menanggapi pertanyaan lebih lanjut mengenai waktu pelaksanaan, Menlu Sugiono memberikan isyarat yang jelas bahwa kunjungan akan segera dimulai. Saat dikonfirmasi apakah rencana keberangkatan berlaku untuk esok hari, ia menjawab tegas.

"(Besok) Iya, kan itu penjelasannya kan?" pungkasnya.

Pernyataan ini mengukuhkan bahwa persiapan untuk diplomasi tingkat tinggi ini telah memasuki tahap akhir, menandai babak baru dalam engagement Indonesia di panggung dunia.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar