Volume Kendaraan di Jalan Layang MBZ Melonjak 125 Persen pada H-1 Iduladha

- Rabu, 27 Mei 2026 | 13:25 WIB
Volume Kendaraan di Jalan Layang MBZ Melonjak 125 Persen pada H-1 Iduladha
PARADAPOS.COM - Lonjakan signifikan volume kendaraan tercatat di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) pada H-1 Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa, 26 Mei 2026. PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) melaporkan sebanyak 47.525 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui ruas tersebut, meningkat 125,73 persen dari lalu lintas normal yang hanya 21.054 kendaraan. Peningkatan ini menandai tingginya mobilitas masyarakat memanfaatkan libur panjang Iduladha.

Mobilitas Meningkat Signifikan

Data yang dihimpun dari lapangan menunjukkan arus kendaraan dari arah Cikampek menuju Jakarta juga mengalami kenaikan. Pada periode yang sama, tercatat 25.638 kendaraan melintas, naik 20,12 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 21.344 kendaraan. "Volume kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ terpantau tinggi, menandakan kenaikan mobilitas masyarakat dalam memanfaatkan momentum libur panjang Iduladha tahun ini," ujar GM Operasi dan Pemeliharaan PT. JJC Desti Anggraeni di Bekasi, Rabu, 27 Mei 2026.

Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan

Menghadapi lonjakan volume kendaraan ini, pihak pengelola menekankan pentingnya keselamatan di jalan. Desti mengingatkan para pengemudi untuk selalu memastikan kondisi prima, baik bagi pengemudi maupun kendaraan yang digunakan. "Bagi pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas termasuk apabila ada pemberlakuan rekayasa lalu lintas," pesannya. Selain itu, pengguna jalan juga diminta untuk merencanakan waktu perjalanan dengan baik dan memastikan kecukupan daya maupun bahan bakar minyak (BBM) sebelum memasuki ruas tol. Suasana di lapangan terpantau ramai namun masih terkendali, dengan petugas yang siaga di beberapa titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar