PARADAPOS.COM - Gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, secara terbuka mengungkapkan kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia. Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu mengaku telah mempelajari bahasa Indonesia secara otodidak dan kini hanya menunggu panggilan resmi dari federasi sepak bola Indonesia untuk menyelesaikan proses naturalisasinya.
Ikatan Emosional dan Harapan untuk Garuda
Ikatan darah Jordy Wehrmann dengan Indonesia berasal dari neneknya dari pihak ibu, Merie Pasman, yang merupakan perempuan kelahiran Jakarta pada 1948. Latar belakang keluarga inilah yang mendasari keinginan tulusnya untuk mengenakan jersey Merah Putih. Meski lahir dan besar di Belanda, pemain berusia 27 tahun itu merasa memiliki hak sekaligus tanggung jawab moral untuk berkontribusi bagi tanah leluhurnya.
Harapan itu diungkapkannya dengan nada optimis namun penuh kesabaran. Saat ditanya mengenai peluang menerima panggilan timnas, Jordy menjawab dengan jujur.
"Ya, saya siap (mendapatkan Garuda Calling). Saya berharap mereka memanggil saya, tapi sejauh ini tidak ada. Belum," tuturnya.
Belajar Bahasa Indonesia dari Nenek
Salah satu upaya nyata Jordy untuk berintegrasi adalah dengan mempelajari bahasa Indonesia. Hanya dalam waktu dua bulan terakhir, dengan bantuan neneknya yang kini tinggal bersamanya, ia telah membuat kemajuan yang signifikan. Ia mengaku mempraktikkan bahasa tersebut dalam percakapan sehari-hari.
"(Belajar bahasa Indonesia) sendiri. Nenek saya (tinggal) sama saya (sekarang), dua bulan. Saya bicara banyak bahasa Indonesia (dengannya)," jelasnya mengenai proses belajar yang dilakukan secara informal itu.
Rekam Jejak di Eropa dan Konsistensi di Liga Indonesia
Sebelum merumput di Indonesia, karier sepak bola Jordy Wehrmann telah dimulai di akademi klub ternama Eropa, Feyenoord. Perjalanannya kemudian membawanya ke beberapa klub di Swiss, Belanda, dan Kroasia. Pengalaman internasionalnya juga tercermin dari karier di timnas junior Belanda, di mana ia bahkan pernah dipercaya mengenakan ban kapten untuk tim U-17 di Piala Eropa 2016.
Sejak bergabung dengan Madura United pada Juli 2024, performanya cukup konsisten. Dalam dua musim, ia telah tampil dalam 67 pertandingan dan berkontribusi dengan empat gol serta tujuh assist, menunjukkan daya adaptasi yang baik dengan kompetisi lokal.
Bersikap Hati-hati Terkait Proses Naturalisasi
Meski antusiasme publik tinggi, Jordy memilih bersikap bijak dan profesional dalam menyikapi proses naturalisasi yang sedang berjalan. Ia dengan sengaja menghindari komentar mendetail untuk mencegah spekulasi yang tidak perlu. Pesannya sederhana: semua pihak diminta bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari otoritas yang berwenang, sebuah sikap yang menunjukkan pemahamannya terhadap dinamika birokrasi dan media.
Dengan kombinasi pengalaman di Eropa, ikatan emosional yang kuat, dan komitmen untuk beradaptasi, Jordy Wehrmann menunggu kesempatannya untuk membuktikan dedikasi tersebut di lapangan hijau bersama skuad Garuda.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan Empat Libur Nasional dan Dua Cuti Bersama di Mei 2026
Bank Dunia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 4,7 Persen
DIY Siap Berangkatkan 3.830 Jemaah Haji dengan Rentang Usia 14 hingga 102 Tahun
Dekarbonisasi Industri Indonesia Masih Tahap Awal, SDM dan Komitmen Jadi Tantangan