Gibran Sebut Jusuf Kalla Mentor dan Idola, Ucapkan Terima Kasih atas Masukan dan Evaluasi

- Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB
Gibran Sebut Jusuf Kalla Mentor dan Idola, Ucapkan Terima Kasih atas Masukan dan Evaluasi
PARADAPOS.COM - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara terbuka menyebut Jusuf Kalla (JK) sebagai mentor sekaligus idolanya. Pernyataan itu ia sampaikan di Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (22/4/2026), menanggapi klaim JK soal perannya dalam perjalanan politik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gibran menilai JK sebagai figur senior dengan pengalaman panjang dan kontribusi besar bagi bangsa, khususnya dalam penyelesaian konflik di berbagai daerah.

Pengakuan Langsung di Tengah Kesibukan

Suasana di RSUD Kabupaten Sorong pagi itu tampak sibuk. Di sela-sela peninjauan, Gibran meluangkan waktu untuk merespons pernyataan JK yang belakangan ramai diperbincangkan. Dengan nada hormat, ia menegaskan posisinya terhadap mantan wakil presiden dua periode tersebut. “Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik,” kata Gibran.

Apresiasi untuk Masukan dan Evaluasi

Gibran tak hanya memuji pengalaman JK. Ia juga secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas berbagai masukan dan evaluasi yang diberikan. Menurutnya, pandangan dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Presiden. “Jadi beliau (JK) itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK,” ujarnya.

Idola dari Seorang Putra Daerah

Dalam kesempatan yang sama, putra sulung Jokowi itu tak ragu mengungkapkan kekagumannya secara pribadi. Ia menilai pengalaman dan kontribusi JK membuat figur tersebut layak dijadikan panutan bagi generasi penerus. “Pak JK itu idola saya,” kata Gibran. Pernyataan ini muncul di tengah dinamika politik nasional yang kembali memanas. Pengakuan Gibran seolah menjadi penegasan bahwa hubungan antara dirinya dan JK tetap berjalan di atas rasa saling menghormati, meski terdapat perbedaan pandangan di masa lalu.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar