PARADAPOS.COM - Samarinda, 25 April 2026. Ambisi Borneo FC Samarinda untuk merebut gelar juara BRI Super League 2025/26 memasuki babak penentuan. Menjelang laga pekan ke-29 yang mempertemukan mereka dengan Semen Padang FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu malam ini, setiap pertandingan diyakini sebagai partai final yang tidak boleh gagal. Pelatih Fabio Lefundes menegaskan timnya harus menjaga fokus penuh dan hanya boleh memikirkan kemenangan demi terus menempel ketat pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Tekad Fabio Lefundes: Setiap Laga adalah Final
Di tengah tekanan persaingan papan atas, pelatih asal Brasil itu justru menerapkan pendekatan yang unik. Ia mendorong anak asuhnya untuk bermain dengan santai namun tetap efektif. Filosofi ini menjadi pembeda bagi Borneo FC dibanding rival-rival lainnya.
“Pertandingan melawan Semen Padang, kami masih memiliki sisa enam pertandingan lagi. Kami menjalaninya satu per satu. Kami telah berbicara kepada para pemain bahwa kami harus mengejar tiga poin. Jika ingin tetap dalam persaingan (perebutan juara), kami harus meraih tiga poin,” tutur Fabio Lefundes.
Filosofi Santai yang Efektif
Fabio Lefundes kemudian mengungkapkan rahasia di balik performa konsisten timnya. Ia sengaja menciptakan atmosfer yang nyaman agar pemain tidak terbebani tekanan berlebihan, namun tetap disiplin dalam menjalankan taktik.
“Mereka bermain senang di lapangan karena mereka tidak ingin melihat saya marah di luar lapangan, mereka tak ingin melihat saya sedih di luar lapangan, itu sebabnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Mereka bilang ‘kalau saya tidak bermain bagus, dia akan memarahi saya di sini’, jadi mereka bermain senang di lapangan agar saya tidak marah di luar lapangan.”
Momen Krusial dan Dukungan Suporter
Sejak awal musim, Pesut Etam konsisten berada di papan atas dan terus menempel ketat Persib Bandung. Dengan selisih poin yang tipis, setiap laga kini memiliki arti yang besar. Pelatih berusia 48 tahun itu pun mengajak seluruh suporter untuk datang langsung ke stadion dan memberikan dukungan penuh.
“Jadi ini adalah momen penting bagi tim, ini adalah momen penting agar para suporter juga datang ke sini untuk memberikan dukungan, melakukan upaya ini dan datang ke sini memenuhi stadion untuk mendukung tim agar kita tetap bisa mengejar posisi pertama karena kita memiliki kondisi untuk itu,” ungkap mantan pelatih Madura United dan Persita Tangerang itu.
Stadion Segiri diharapkan kembali penuh, mengingat laga kandang menjadi kunci dalam menjaga konsistensi. Secara klasemen, Borneo FC berada di posisi kedua dan hanya terpaut tipis dari puncak. Dengan enam laga tersisa, peluang masih terbuka, namun tidak ada ruang untuk kesalahan.
Menghadapi Semen Padang yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, Pesut Etam tetap harus waspada. Dalam sepak bola, situasi sulit lawan justru kerap melahirkan perlawanan yang tidak terduga.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Satgas PRR Salurkan Bantuan Rp655 Miliar untuk Perbaikan 31.007 Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
1,2 Ton Sampah Didominasi Popok Bayi dan Plastik Diangkut dari Sungai Ciliwung di Bogor
Menkeu Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun, Sebut SAL Tersedia Rp420 Triliun
PT Yakult Indonesia Persada Buka Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan SMA Hingga Fresh Graduate di Tiga Wilayah