Pemprov Jateng Bangun VIP Room Baru di Lanud Adi Soemarmo Rp12,6 Miliar untuk Tamu Negara dan Haji

- Kamis, 21 Mei 2026 | 11:50 WIB
Pemprov Jateng Bangun VIP Room Baru di Lanud Adi Soemarmo Rp12,6 Miliar untuk Tamu Negara dan Haji
PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulai pembangunan gedung VIP Room baru di Lanud TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali, pada Kamis, 21 Mei 2026. Proyek seluas 2.013 meter persegi dengan anggaran Rp12,6 miliar dari APBD Jateng ini dirancang untuk memperkuat pelayanan bagi tamu negara, pejabat VVIP, serta mendukung aktivitas haji dan umrah internasional. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meletakkan batu pertama dalam seremoni groundbreaking yang menandai dimulainya konstruksi fasilitas representatif tersebut.

Fasilitas Lima Kali Lebih Luas untuk Wajah Baru Jawa Tengah

Gedung VIP Room yang baru akan menggantikan bangunan lama yang hanya seluas sekitar 400 meter persegi. Dengan perluasan signifikan menjadi 2.013 meter persegi, fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan yang terus meningkat. Proyek yang dibiayai penuh oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026 itu ditargetkan rampung pada Desember 2026. “Ini bukan hanya kebanggaan Lanud Adi Soemarmo, tetapi juga simbol Provinsi Jawa Tengah. Tamu negara maupun tamu VVIP nantinya bisa diterima dengan lebih representatif di VIP Room ini,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai peletakan batu pertama saat groundbreaking pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo. Menurut Luthfi, kondisi VIP Room yang ada selama ini sudah tidak lagi memadai. Ruang penerimaan yang sempit dan fasilitas yang usang dinilai kurang mencerminkan perkembangan Jawa Tengah sebagai daerah dengan dua pintu masuk udara internasional, yakni melalui Solo dan Semarang.

Kolaborasi Strategis untuk Layanan Haji dan Umrah

Pembangunan gedung baru ini tidak hanya soal estetika. Luthfi menegaskan bahwa peningkatan fasilitas tersebut selaras dengan pengembangan Bandara Adi Soemarmo sebagai bandara internasional khusus haji dan umrah. Kolaborasi antara Pemprov Jawa Tengah dan TNI AU menjadi kunci untuk mendukung peningkatan layanan publik serta konektivitas wilayah. “Ini akan menunjang layanan haji dan umrah serta memperkuat aktivitas penerbangan di Jawa Tengah. Mau tidak mau fasilitasnya harus ditingkatkan mengikuti perkembangan daerah,” ujarnya. Letak strategis Lanud dan Bandara Adi Soemarmo yang terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa semakin memperkuat posisinya dalam mobilitas nasional maupun internasional. Sebuah gerbang yang tak hanya melayani penerbangan, tetapi juga menjadi etalase pertama bagi siapa pun yang menginjakkan kaki di Jawa Tengah.

Apresiasi dari Jajaran TNI AU

Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Muhammad Tonny Harjono, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan VIP Room sebenarnya telah diwacanakan sejak beberapa tahun lalu. Renovasi terakhir dilakukan pada 2016, dan sejak itu kebutuhan akan fasilitas yang lebih modern dan representatif terus mengemuka. “Saya berterima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah atas dukungannya. Mari kita kawal bersama agar pembangunan ini selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan,” paparnya. Harjono menambahkan, kondisi bandara beserta fasilitas VIP menjadi salah satu kesan pertama yang diterima tamu saat tiba di suatu daerah. Dengan hadirnya VIP Room baru di Adi Soemarmo, ia berharap wajah Jawa Tengah di mata tamu nasional maupun internasional dapat merepresentasikan keramahan, budaya, dan kemajuan daerah.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar