PARADAPOS.COM - Bandung, 22 Mei 2026. Persib Bandung hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026, untuk mengunci gelar juara BRI Super League Indonesia musim 2025/2026. Kemenangan atau hasil seri akan mengantarkan Maung Bandung meraih trofi ketiga secara berturut-turut. Pelatih Bojan Hodak menegaskan timnya tidak ingin terbebani ekspektasi, meski tekanan mental jelas menjadi tantangan tersendiri di laga penentu ini.
Modal Impresif di Depan Mata
Saat ini, Persib bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 78 poin. Raihan tersebut lahir dari 24 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya tiga kali kekalahan. Catatan ini menjadi modal berharga, apalagi tim berjuluk Maung Bandung itu belum tersentuh kekalahan dalam 19 hingga 20 pertandingan terakhir. Tren positif ini jelas meningkatkan kepercayaan diri skuad.
Namun, Bojan Hodak justru mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena. Ia menilai, rasa percaya diri yang tinggi harus tetap dikendalikan dengan fokus penuh di lapangan.
"Saat ini tim sedang berada dalam tren yang sangat baik. Kami sudah sekitar 19 atau 20 pertandingan tanpa kekalahan, sehingga rasa percaya diri pemain tentu meningkat. Semua pemain ingin tampil di pertandingan ini," ungkap Bojan dalam sesi jumpa pers di Stadion GBLA, Jumat sore.
Kesiapan Mental dan Fisik Pemain
Menjelang laga krusial ini, pelatih asal Kroasia itu memastikan kondisi mental pemain tetap terjaga. Ia menilai skuadnya memahami betul tanggung jawab besar yang diemban dan siap memberikan performa terbaik di hadapan pendukung sendiri.
"Saya pikir saya tidak terlalu khawatir mengenai kondisi mental pemain atau bagaimana menjaga mental mereka. Para pemain tahu bahwa mereka semua siap untuk pertandingan besok," tuturnya.
Dari sisi fisik, mayoritas pemain dinyatakan fit setelah menjalani pemeriksaan medis terakhir. Namun, Persib tetap harus kehilangan dua pilar penting. Layvin Kurzawa masih dalam masa pemulihan cedera, sementara kapten tim Marc Klok harus absen akibat akumulasi kartu kuning yang diterima saat bertanding di Makassar.
"Semua pemain sudah saya cek kondisinya. Kecuali Kurzawa, hasil pemeriksaannya menunjukkan dia belum siap untuk pertandingan ini karena masih dalam masa pemulihan cedera. Selain itu, Marc Klok mendapatkan kartu kuning di Makassar sehingga terkena akumulasi dan tidak bisa bermain pada pertandingan besok," jelas Bojan.
Menjaga Fokus di Tengah Euforia
Meski atmosfer penentuan gelar juara begitu kental, Bojan Hodak menegaskan bahwa laga kontra Persijap dipandang sama seperti pertandingan lainnya. Ia tidak ingin para pemain terbebani ekspektasi berlebihan yang justru bisa mengganggu konsentrasi.
"Bagi kami, pertandingan besok sama seperti pertandingan lainnya. Setiap laga nilainya tetap tiga poin. Semua pertandingan penting dan target kami selalu menang," ucapnya.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Persib kini tinggal menunggu malam final. Dukungan penuh dari Bobotoh di GBLA diharapkan menjadi energi tambahan bagi skuad untuk menyegel gelar juara di kandang sendiri.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
IRGC Kawal 31 Kapal Komersial Melintas di Selat Hormuz di Tengah Ketegangan dengan AS
Kementerian Komdigi Wajibkan Registrasi Ulang Akun Media Sosial untuk Cegah Pemalsuan Identitas
Arab Saudi Luncurkan Layanan Digital untuk Seleksi dan Kontrak Umrah Musim 1448 H
422 Aktivis Global Sumud Flotilla, Termasuk 9 WNI, Tiba di Istanbul Usai Ditahan Israel