PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan tiga mantan Perdana Menteri Thailand dari keluarga Shinawatra di Wisma Danantara, Jakarta, pada Kamis, 9 Juli 2026. Diskusi tersebut melibatkan Thaksin Shinawatra (PM 2001-2006), Yingluck Shinawatra (PM 2011-2014), dan Paetongtarn Shinawatra (PM 2024-2025). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa pertemuan ini membahas peluang investasi, pengelolaan aset, dan strategi pengembangan ekonomi jangka panjang.
Suasana Hangat di Meja Panjang
Pertemuan berlangsung dalam format meja panjang. Presiden Prabowo duduk diapit oleh jajaran petinggi Danantara, sementara ketiga mantan PM Thailand menempati kursi di seberangnya. Turut hadir dalam kesempatan itu CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, CIO Danantara Pandu Sjahrir, dan COO Danantara Dony Oskaria.
"Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud eratnya persahabatan yang telah terjalin sejak lama," kata Teddy dalam keterangannya, Kamis, 9 Juli 2026.
Thaksin Beri Masukan Strategis
Dalam forum tersebut, Thaksin—yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara—menyampaikan sejumlah pandangan kepada Prabowo. Ia disebut memberikan masukan serta bertukar pikiran dengan Presiden dan jajaran pimpinan Danantara.
"Memberikan sejumlah masukan serta bertukar pikiran dengan Presiden Prabowo dan jajaran pimpinan Danantara mengenai berbagai peluang penguatan investasi, strategi pengelolaan aset serta pengembangan ekonomi nasional yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang," ujar Teddy.
Memperkuat Jejaring Global
Pemerintah Indonesia, menurut Teddy, terus berupaya memperluas kerja sama internasional melalui komunikasi yang erat dengan para pemimpin dunia. Pertemuan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika global.
"Melalui komunikasi yang erat dengan para pemimpin dan tokoh dunia, Pemerintah Indonesia terus memperkuat jejaring persahabatan sekaligus membuka ruang bagi pertukaran gagasan dan pengalaman sebagai bagian dari upaya memperluas kerja sama internasional, serta memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang," sebut Teddy.
Pertemuan Sebelumnya di Kertanegara
Sehari sebelumnya, Rabu malam, 8 Juli 2026, Prabowo telah menerima Thaksin, Yingluck, dan Paetongtarn di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta. Thaksin dikenal luas sebagai mantan PM yang populer karena gaya kepemimpinannya yang pro-rakyat. Sementara itu, Yingluck, adik perempuan Thaksin, tercatat sebagai perdana menteri perempuan pertama di Thailand. Paetongtarn, putri bungsu Thaksin, juga mencetak sejarah sebagai perdana menteri termuda di negara tersebut.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Barak Narkoba Disamarkan Sebagai Rumah Warga di Deli Serdang, Dilengkapi Puluhan CCTV
Kemendagri Siap Integrasikan Data Kependudukan ke Sistem Satu Data Indonesia
BEM SI Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Korupsi Tanpa Pandang Bulu
Gerakan 100 Celebrities Talk for Para Athletes Diapresiasi Menjelang Satu Tahun Perjalanan