PARADAPOS.COM - Suasana haru dan tangis haru pecah di antara jemaah haji khusus ESQ Tours seusai melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Momen penuh khidmat itu berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026, di tenda C Maktab 111, ketika para jemaah saling berpelukan dan memohon maaf satu sama lain setelah memanjatkan doa dan munajat kepada Allah. Founder ESQ, Ary Ginanjar Agustian, memimpin langsung jalannya doa bersama di lokasi tersebut.
Bimbingan Langsung di Padang Arafah
Di tengah hamparan Padang Arafah yang luas, suasana kekhusyukan terasa begitu kental. Profesor Ary, sapaan akrab Ary Ginanjar Agustian, membimbing seluruh jemaah untuk bermunajat. Ia mengajak mereka memohon ampunan, kelapangan rezeki, kesehatan, serta berdoa agar diberikan kesempatan kembali ke tanah suci untuk berhaji bersama keluarga. Isak tangis mulai terdengar saat doa-doa itu dipanjatkan dengan penuh pengharapan.
Kesaksian Jemaah: Ibadah yang Berkesan
Salah seorang jemaah, Hidayat, mengungkapkan betapa mendalamnya pengalaman ibadah haji kali ini. “Ibadah haji ini menurut kami sangat berarti, apalagi dengan bimbingan dari Pak Ary dan tim ESQ, khususnya pada hari ini di acara wukuf di Arafah ini memberikan pemaknaan yang sangat berarti dalam kehidupan kami dalam perjalanan ibadah haji secara keseluruhan,” ujarnya dalam tayangan Newsline Metro TV.
Saling Memaafkan dan Berpelukan
Setelah sesi munajat usai, Profesor Ary meminta para jemaah untuk saling bersalaman dan bermaafan. Seketika, suasana haru semakin memuncak. Di dalam tenda, satu per satu jemaah saling berangkulan erat. Mereka saling membukakan pintu maaf atas segala kekhilafan, seolah meleburkan segala beban di hari yang penuh berkah itu.
Menghubungi Keluarga dari Tanah Suci
Tak hanya berhenti di situ, banyak jemaah yang langsung meraih telepon genggam mereka. Melalui sambungan telepon dan video call, mereka menghubungi keluarga di Tanah Air. Suara haru dan tangis bahagia terdengar saat mereka meluapkan perasaan sekaligus meminta doa restu agar menjadi haji yang mabrur.
Jemaah lain, Farah, tak kuasa menahan tangisnya saat berbagi pengalaman. “Sangat terharu, sangat bercampur aduk perasaanku ini. Semua ada di sini. Semoga kami sekeluarga bisa hadir lagi ke sana semuanya. Anak cucu kami, saudara, kakak, adik semua, saudara-saudara bisa hadir ke sini dipanggil sama Allah. Alhamdulillah ESQ sangat luar biasa buat kami sekeluarga mudah-mudahan bisa ke sini bersama ESQ lagi. Amin,” tuturnya dengan suara bergetar.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Vinicius Junior Tegaskan Tak Pernah Bayangkan Tinggalkan Real Madrid, Kontrak 2027 Jadi Prioritas
Kasum TNI Tinjau Langsung 25 Kontainer Muatan Mineral Radioaktif dan Logam Tanah Jarang Hasil Gagalkan Penyelundupan di Batam
40 Truk Bantuan Pakaian dan Mainan dari UEA Tiba di Gaza untuk 250 Anak Yatim saat Iduladha
Iduladha di Gaza: Anak-Anak Terpaksa Bekerja di Tengah Puing dan Krisis Kemanusiaan