Pelatih Oman Incar Perpanjang Rekor 38 Tahun Tak Terkalahkan Lawan Indonesia di SUGBK

- Kamis, 04 Juni 2026 | 14:00 WIB
Pelatih Oman Incar Perpanjang Rekor 38 Tahun Tak Terkalahkan Lawan Indonesia di SUGBK

PARADAPOS.COM - Pelatih anyar Timnas Oman, Tarik Sektioui, datang ke Jakarta dengan misi menjaga rekor tak terkalahkan timnya atas Indonesia yang sudah berlangsung selama 38 tahun. Laga uji coba internasional dalam kalender FIFA Matchday ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026). Terakhir kali Oman menelan kekalahan dari Indonesia adalah di ajang King's Cup edisi 1988. Sejak momen itu, catatan pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Oman dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

Di atas kertas, Oman jelas diunggulkan. Namun, atmosfer di SUGBK dipastikan akan berbeda. Ribuan suporter tuan rumah diprediksi memadati stadion, menciptakan tekanan tersendiri bagi tim tamu. Bagi Sektioui, laga ini bukan sekadar soal angka di papan skor.

Misi Perpanjang Tren, Tapi Tanpa Beban Berlebih

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kamis (4/6/2026), Sektioui berbicara dengan nada hati-hati. Ia mengakui rekor historis timnya, namun enggan menjadikannya sebagai satu-satunya motivasi.

"Tentu saja, sudah sangat lama Indonesia tidak menang melawan Oman, dan dari sisi kami, kami akan mencoba untuk memperpanjang periode tersebut," ujarnya.

Meski demikian, pelatih asal Maroko ini tidak ingin membebani anak asuhnya dengan target kemenangan mutlak. Ia lebih melihat laga ini sebagai bagian dari proses panjang pembangunan tim.

"Tetapi Anda tahu, hasil tidak selalu menjadi hal yang paling penting dalam pertandingan persahabatan seperti ini. Karena yang lebih kami pedulikan dalam periode ini adalah untuk benar-benar berkembang dan menjadi lebih baik sebagai sebuah grup dan juga secara individu," jelasnya.

Debut yang Krusial untuk Persiapan Jangka Panjang

Ditunjuk sebagai nahkoda Oman sejak Maret 2026, laga kontra Indonesia menjadi debut resmi bagi Sektioui. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Pertandingan uji coba ini menjadi laboratorium untuk menguji strategi dan komposisi pemain.

Rencana besar sudah menanti. Oman akan berlaga di Piala Teluk Arab dan Piala Asia. Lebih dari itu, Sektioui juga mulai membangun fondasi skuad yang diproyeksikan tampil di Piala Dunia 2030. Setiap menit pertandingan, termasuk laga persahabatan, dinilai sangat berharga.

"Meskipun ini adalah pertandingan persahabatan, kami akan sangat serius. Kami selalu mencoba untuk menang, dan akan mencoba mendapatkan sebanyak mungkin dari pertandingan ini," tutupnya. (hfp)

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar