PARADAPOS.COM - Ketidakdisiplinan dalam mengonsumsi obat kolesterol ternyata tidak hanya berdampak pada angka laboratorium yang buruk. Konsistensi pengobatan yang rendah, ditambah pola hidup yang tidak sehat, bisa memicu komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, hingga kerusakan organ dalam. Hal ini diungkapkan oleh praktisi kesehatan Yohanes Kurniawan dalam program Go Healthy.
Menurut Yohanes, tujuan utama konsumsi obat kolesterol adalah menstabilkan kadar lemak dalam darah. Namun, masih banyak pasien yang hanya minum obat sesekali atau berhenti begitu merasa tubuhnya sudah sehat. Padahal, kebiasaan ini justru membuka pintu bagi berbagai risiko kesehatan yang lebih besar.
Dampak Fatal Pengobatan yang Terputus
Secara medis, ada beberapa risiko besar yang mengintai jika pengobatan kolesterol dilakukan secara tidak rutin. Pertama, plak pembuluh darah bisa menjadi mudah pecah. Kolesterol yang tidak terkontrol menyebabkan penumpukan plak. Jika pengobatan tidak stabil, plak ini menjadi rapuh dan mudah pecah, yang kemudian dapat menyumbat pembuluh darah kecil dan memicu stroke atau serangan jantung.
Kedua, peradangan pembuluh darah. Ketidakteraturan obat memudahkan terjadinya peradangan, yang menjadi tempat favorit bagi kolesterol untuk terselip dan menciptakan sumbatan baru. Ketiga, rabdomiolisis. Salah satu dampak paling serius adalah pecahnya jaringan otot, yang merupakan cikal bakal terjadinya gagal ginjal.
Teknologi Laser Sebagai Pendukung Pola Hidup Sehat
Dalam kesempatan yang sama, diperkenalkan pula teknologi laser yang dirancang untuk memproduksi sinar laser. Jika sebelumnya hanya tersedia satu laser berwarna merah, kini sudah ada tiga sinar laser, yakni merah, biru, dan kuning. Alat ini digunakan di pergelangan tangan sebanyak tiga kali sehari sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Teknologi laser membantu menjaga kualitas darah dan mengoptimalkan sel-sel darah di pembuluh darah. Kolesterol di dalam pembuluh darah akan diubah menjadi energi. Selain itu, teknologi low laser level juga bisa membantu mengendalikan tekanan darah tinggi dengan meningkatkan kualitas darah dan pembuluh darah. Kekentalan darah pun bisa dicegah karena aliran darah menjadi lebih lancar.
Bagi mereka yang tidak memiliki keluhan penyakit, teknologi laser juga bisa digunakan sebagai bentuk pencegahan. Alat ini menjadi pelengkap gaya hidup sehat.
Cara Penggunaan Teknologi Laser
Teknologi laser Dr Laser digunakan di pergelangan tangan kiri. Sinar yang dihasilkan akan menyinari pembuluh nadi dan titik akupuntur di pergelangan tangan. Manfaatnya membantu memperlancar aliran darah dan mengurai penggumpalan darah yang bisa menyebabkan penyumbatan. Cukup gunakan sehari dua kali dengan durasi 15 hingga 60 menit.
Saatnya menggunakan teknologi laser Dr Laser dari Gogomall untuk mencegah komplikasi. Informasi lebih lanjut bisa diperoleh melalui nomor call center (021) 8082 1200 atau WhatsApp/SMS center 0812 8686 9090. Konten kesehatan lainnya yang menginspirasi juga bisa disaksikan di program Metro TV "Go Healthy" maupun melalui channel YouTube Go Healthy.
Ingat, kualitas darah memengaruhi kualitas hidup Anda. Atasi masalahnya, cegah komplikasinya.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Janice Tjen dan Talia Gibson Juarai Ganda Putri Birmingham Classic 2026
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Layanan Publik Tetap Normal
Purnomo Nilai Langkah Tegas Prabowo di Kasus BGN Bukti Komitmen Pemberantasan Korupsi
Timnas Indonesia Akhiri Kutukan 38 Tahun, Hajar Oman 3-0 di SUGBK