PARADAPOS.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 yang berpusat di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu malam, 6 Juni 2026, tidak mengakibatkan kerusakan berarti pada rumah atau bangunan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memastikan hingga Minggu siang tidak ada laporan kerusakan parah, meskipun getaran sempat dirasakan cukup kencang di sejumlah kecamatan. Warga di beberapa titik mengaku panik dan berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara gemuruh sebelum gempa terjadi.
Pusat Gempa dan Dampak yang Dirasakan
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dangkal ini berlokasi di koordinat 6,92 Lintang Selatan dan 107,12 Bujur Timur. Titik pusatnya berada sekitar 11 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman hanya 7 kilometer. Getaran terasa di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Cianjur, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Warungkondang, dan Campaka.
“Hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan pascagempa, sehingga masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap tenang,” ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, dalam keterangannya pada Minggu, 7 Juni 2026.
Kondisi di Lapangan: Kepanikan dan Kerusakan Ringan
Di lapangan, situasi sempat tegang sesaat setelah gempa terjadi. Warga di Kecamatan Cilaku, Cibeber, dan Cugenang mengaku mendengar suara gemuruh yang cukup keras sebelum tanah bergoyang. Suara tersebut digambarkan mirip dengan derasnya hujan lebat. Kepanikan pun tak terhindarkan. Banyak warga yang langsung berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
“Tidak ada kerusakan parah, namun sejumlah rumah di kampung kami mengalami retak rambut dan genteng jatuh. Sebelum gempa terdengar suara gemuruh seperti suara hujan lebat,” tutur Angga Bogem, seorang warga Kecamatan Cibeber.
Meski demikian, BPBD menegaskan bahwa tidak ada temuan kerusakan signifikan pada infrastruktur. Pihaknya terus memantau situasi, termasuk ke wilayah selatan Cianjur yang juga ikut merasakan getaran. “Sampai Minggu siang laporan yang masuk tidak ditemukan adanya kerusakan rumah atau bangunan lainnya akibat gempa magnitudo 3,5 yang terpusat di Kecamatan Cilaku, termasuk ke wilayah selatan yang sempat merasakan getaran gempa,” jelas Asep Sudrajat menambahkan.
Imbauan untuk Warga
Menanggapi kejadian ini, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak perlu panik berlebihan. Gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil masih mungkin terjadi, namun sejauh ini aktivitas seismik dinilai masih dalam batas aman. Warga diminta untuk selalu memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal dan segera melaporkan jika menemukan keretakan atau kerusakan lain yang membahayakan.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Tiga Remaja Pembacok Siswa Hingga Tewas di Tambun Selatan, Satu Pelaku Buron
Ledakan Petasan Balon Udara Rusak Gedung SMAN 1 Badegan Ponorogo, Belajar Terhenti
PDIP Sejak Awal Curiga Ada Kejanggalan di Program Makan Bergizi Gratis
Kapolri Buka Ruang bagi ASN Isi Jabatan Non-Operasional di Polri