Klasifikasi dan Karakteristik Gempa
BMKG mengklasifikasikan gempa susulan ini sebagai gempa dangkal karena kedalamannya kurang dari 60 kilometer. Para petugas di lapangan masih terus memantau aktivitas seismik di kawasan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai potensi tsunami dari gempa susulan ini.Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat di wilayah Kepulauan Sangihe dan sekitarnya diminta tetap tenang namun waspada. Mengingat telah terjadi gempa utama berkekuatan besar sebelumnya, kewaspadaan menjadi hal yang utama. Warga diimbau untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.Dampak dan Tindak Lanjut
Belum ada laporan mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat gempa susulan ini. Tim BMKG terus memutakhirkan data dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Masyarakat diharapkan hanya merujuk pada informasi resmi dari instansi terkait untuk menghindari kesimpangsiuran."Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar seorang petugas BMKG saat dikonfirmasi. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperbarui informasi jika terjadi perkembangan signifikan.
Suasana di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dilaporkan masih terkendali. Beberapa warga sempat keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar. Petugas BPBD setempat telah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.
Artikel Terkait
Kementerian PU Matangkan Skenario Uji Coba Ulang Sistem Tol Nirsentuh MLFF
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M7,7 Guncang Laut Sulawesi
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stabil pada Perdagangan Senin, 8 Juni 2026
Presiden Prabowo Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Beri Apresiasi ke Mantan Korban Perundungan yang Kini Jadi Duta Anti Perundungan