PARADAPOS.COM - Memasuki musim kemarau yang diprediksi lebih panjang akibat fenomena El Nino, Kepolisian Daerah Riau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, mewakili Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, di sela-sela acara Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama dalam rangka perayaan ulang tahun ke-242 Kota Pekanbaru, Sabtu (13/6/2026). Polda Riau menekankan bahwa kesiapsiagaan personel di lapangan harus berjalan beriringan dengan partisipasi aktif warga, terutama melalui pemanfaatan layanan darurat kepolisian.
Peran Aktif Warga dan Layanan Darurat 110
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pandra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menjaga lingkungan. Ia menegaskan bahwa kunci utama pencegahan karhutla terletak pada kesadaran kolektif dan kecepatan respons.
“Polda Riau mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan melalui penanaman pohon, menjaga kebersihan lingkungan, serta mencegah kebakaran hutan dan lahan. Memasuki musim kemarau panjang akibat siklus El Nino, kewaspadaan terhadap potensi karhutla harus terus ditingkatkan,” ujar Kombes Pandra di tengah keramaian peserta senam.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Polri telah menyediakan kanal pelaporan yang mudah diakses. Masyarakat diminta tidak ragu untuk melapor jika menemukan tanda-tanda gangguan keamanan atau potensi bencana.
“Polri hadir untuk masyarakat. Apabila menemukan gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, silakan manfaatkan layanan 110 yang dapat diakses selama 24 jam,” katanya menambahkan.
Green Policing dan Aksi Penghijauan
Tidak hanya soal pencegahan kebakaran, Polda Riau juga mengampanyekan program unggulan bertajuk "Green Policing". Program ini mengajak masyarakat untuk aktif menanam pohon sebagai upaya menghijaukan kembali Bumi Lancang Kuning. Menurut Kombes Pandra, kolaborasi antara aparat dan warga dalam aksi penghijauan menjadi langkah strategis untuk memulihkan kualitas lingkungan yang sempat terdegradasi.
Suasana pagi itu terasa semarak. Ribuan warga yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian senam dan jalan santai. Di sela-sela kegiatan, Kombes Pandra juga menyempatkan diri untuk menyosialisasikan ajang olahraga tahunan, Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026. Acara lari tersebut tidak hanya bertujuan mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi wadah kampanye keamanan dan kepedulian lingkungan.
“Melalui kegiatan olahraga dan kebersamaan seperti ini, mari kita jaga situasi kamtibmas yang kondusif, menjaga kebersihan lingkungan, serta terus menumbuhkan semangat gotong royong sebagai warga Kota Pekanbaru,” tuturnya.
Kegiatan Ditutup dengan Kebersamaan
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta yang beruntung. Tawa dan keakraban mewarnai lokasi hingga acara usai. Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Camat Pekanbaru Kota Pondris Wandri, Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Deswandi, para lurah, ketua LPM, forum RT/RW, serta personel TNI-Polri. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan dan keamanan bukanlah tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Netanyahu Tegaskan Iran Tak Akan Miliki Senjata Nuklir di Bawah Kepemimpinannya, Meski Ada Perundingan AS-Iran
360 Jemaah Haji Sumut Kloter 10 Tiba di Medan, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Sepanjang Hayat
Tujuh Jemaah Haji Bengkulu Masih di Tanah Suci, Tiga Orang Wafat
Keutamaan dan Niat Puasa Sunah 1 Muharam, Ibadah Paling Utama Setelah Ramadan