PARADAPOS.COM - Insiden kontroversial mewarnai gelaran MotoGP Ceko di Sirkuit Brno pada akhir pekan lalu. Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, secara terbuka meminta maaf setelah videonya menampar seorang marshal (petugas lintasan) viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi saat sesi pemanasan (warm up) pada Sabtu, 20 Juni 2026, dan berujung pada sanksi larangan tampil di balapan utama bagi Bezzecchi.
Kejadian berawal ketika Bezzecchi kehilangan kendali atas motornya dan terjatuh ke area gravel. Beberapa marshal segera mendekat untuk membantu mengevakuasi motor yang tergeletak. Namun, dalam rekaman yang beredar luas, Bezzecchi terlihat emosi dan tanpa diduga menampar wajah salah satu marshal yang tengah berusaha membantunya mengangkat motor.
Suasana di paddock sempat memanas. Banyak pihak menilai tindakan tersebut tidak hanya tidak sportif, tetapi juga sangat tidak menghargai peran vital marshal yang setiap hari mempertaruhkan keselamatan demi kelancaran balapan. Reaksi keras pun bermunculan dari berbagai kalangan, mulai dari penggemar hingga sesama pembalap.
Permintaan Maaf Terbuka
Melalui akun Instagram pribadinya, Bezzecchi akhirnya angkat bicara. Ia menyampaikan permohonan maaf yang ditujukan kepada seluruh komunitas MotoGP, terutama kepada para marshal.
"Saya ingin meminta maaf kepada seluruh komunitas MotoGP atas perilaku saya terhadap Marshal Trackside. Aku juga minta maaf karena aku tahu berapa banyak usaha dan pengorbanan Marshal untuk memastikan keselamatan kami," tulis Bezzecchi dalam unggahannya.
Pembalap asal Italia itu tidak mencari-cari alasan. Ia secara blak-blakan mengakui kesalahannya dan menyesali tindakannya yang dinilai sudah di luar batas. "Perilaku ini seharusnya tidak terjadi dan tidak ada pembenaran untuk itu. Saya minta maaf kepada semua orang, Aprilia Racing, dan semua penggemar saya," tambahnya dengan nada menyesal.
Sanksi Tegas dari Otoritas MotoGP
Tak berselang lama, otoritas MotoGP pun bergerak cepat. Atas insiden tersebut, Bezzecchi resmi dijatuhi sanksi berupa larangan tampil pada balapan utama GP Ceko. Keputusan ini diambil sebagai konsekuensi atas pelanggaran kode etik dan perilaku tidak sportif yang dilakukannya.
Hukuman ini jelas menjadi pukulan telak bagi Bezzecchi. Pasalnya, ia tengah berada dalam persaingan ketat di papan atas klasemen sementara dan sangat membutuhkan tambahan poin. Absennya ia dari balapan utama tentu membuka celah bagi rival-rivalnya untuk menjauh.
Menariknya, sebelum menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di media sosial, Bezzecchi dilaporkan telah menemui langsung marshal yang menjadi korban untuk meminta maaf secara pribadi. Langkah ini setidaknya menunjukkan adanya itikad baik dari sang pembalap untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuatnya di tengah tekanan publik yang begitu besar.
Artikel Terkait
Pertamina Beri 25 Unit Motor Baru untuk Mitra Ojol Lewat Program BOOM
Polda Jabar Amankan Taufik Hidayat di Majalaya, Gubernur Apresiasi Kerja Cepat Polisi
BMKG Bantah OMC Picu Cuaca Tidak Stabil, Tegaskan Teknologi Ini untuk Mitigasi Bencana
20 UMKM Binaan PNM Berjualan di Grand Final Pro Futsal League 2026