PARADAPOS.COM - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, melakukan kunjungan ke Kraton Majapahit Jakarta pada hari Selasa. Ia disambut langsung oleh Ketua Yayasan Kraton Majapahit, pensiunan Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono. Kunjungan ini menandai dukungan terhadap pelestarian sejarah dan budaya Nusantara, di mana Surya Paloh juga menandatangani prasasti peringatan serta menyaksikan sejumlah pertunjukan seni tradisional.
Surya Paloh tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh sejumlah petinggi Partai NasDem, antara lain Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa, dan Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat. Kehadiran mereka menambah bobot acara yang sarat akan nilai-nilai kebangsaan.
Replika Bersejarah untuk Generasi Mendatang
Kraton Majapahit Jakarta bukanlah bangunan asli, melainkan replika dari sebagian Istana Kerajaan Majapahit yang dulu berdiri megah di Trowulan, Jawa Timur. Gagasan pembangunan replika ini sepenuhnya berasal dari Hendropriyono, yang memiliki visi untuk menjaga agar kejayaan dan kegemilangan peradaban masa lalu tidak lekang ditelan zaman.
Surya Paloh mengaku kagum dengan hasil karya tersebut. Ia menilai replika ini bukan sekadar bangunan, melainkan sebuah landmark berharga yang patut diwariskan.
“Sumber daya manusia lebih berharga daripada sumber daya alam. Untuk mempertahankan perspektif ini, kita harus melindungi nilai-nilai budaya kita dan mengintegrasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya mengandalkan pragmatisme,” ujarnya menekankan pentingnya sumber daya manusia dan nilai budaya yang melekat.
Budaya sebagai Jiwa Peradaban
Hendropriyono menyambut baik masukan dari Surya Paloh, yang ia nilai memiliki kepekaan estetika yang tinggi. Masukan tersebut, menurutnya, akan sangat berguna untuk menyempurnakan fungsi edukatif dari kawasan budaya ini.
“Fokus saya adalah pada budaya karena saya percaya budaya adalah jiwa dari peradaban. Saya berharap dapat terus menyempurnakan situs ini agar manfaat Kraton Majapahit Jakarta dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” tutur Hendropriyono dengan nada penuh harap.
Suasana di lokasi terasa khidmat. Pertunjukan seni yang digelar di pelataran kraton menjadi latar yang sempurna bagi diskusi tentang masa depan budaya bangsa. Penandatanganan prasasti oleh Surya Paloh menjadi simbol komitmen nyata untuk terus menjaga tradisi dan sejarah Indonesia agar tetap hidup.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Perputaran Uang di Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta Tembus Rp2 Triliun
Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Sambangi Warga di Bundaran HI
Jokowi Yakin PSI Tembus Parlemen pada Pemilu 2029
PAN Tunjuk Uya Kuya sebagai Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio