Titiek Soeharto Apresiasi Tingkat Kepercayaan Publik ke Polri Capai 82,4 Persen

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:50 WIB
Titiek Soeharto Apresiasi Tingkat Kepercayaan Publik ke Polri Capai 82,4 Persen
PARADAPOS.COM - Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, memberikan apresiasi terhadap hasil survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Angka ini, menurut Titiek, menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan upaya perbaikan yang dilakukan institusi kepolisian selama ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Survei yang digelar pada 9 hingga 18 April 2026 itu melibatkan 1.200 responden melalui wawancara tatap muka di 38 provinsi, dengan margin of error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Apresiasi terhadap Kinerja dan Inovasi Polri

Titiek menekankan bahwa kepercayaan publik bukan sekadar angka, melainkan modal sosial yang sangat berharga bagi institusi negara. Ia menilai hasil survei ini menunjukkan adanya perubahan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. "Kepercayaan publik merupakan modal yang sangat penting bagi institusi negara. Hasil survei ini menunjukkan bahwa berbagai upaya perbaikan dan kerja keras yang dilakukan Polri, dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Titiek dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026). Lebih lanjut, ia menyoroti inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang turut membantu program pemerintah dalam mempercepat swasembada pangan nasional. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor yang patut dicontoh. "Inisiatif Kapolri dan jajarannya dalam meningkatkan kedaulatan pangan nasional dan mempercepat swasembada pangan adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Dan ini telah terbukti secara nyata karena produksi jagung mengalami peningkatan secara signifikan," jelasnya.

Harapan untuk Profesionalisme dan Pelayanan ke Depan

Di tengah apresiasi yang diberikan, Titiek juga mengingatkan bahwa tantangan penegakan hukum ke depan akan semakin kompleks. Ia berharap Polri terus memperkuat pendekatan yang humanis, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. "Hasil survei ini tentu patut diapresiasi. Namun yang lebih penting adalah menjaga konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar dia. Titiek menambahkan, keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan merupakan bukti nyata kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa, bukan hanya satu lembaga saja. "Semoga Polri semakin dipercaya masyarakat dan terus menjadi institusi yang profesional, modern, serta mampu memberikan rasa aman dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," imbuhnya.

Data Survei: Lonjakan Kepercayaan yang Signifikan

Berdasarkan data survei, responden diberikan pertanyaan mengenai keyakinan mereka terhadap kinerja Polri di masa mendatang. Hasilnya, 82,4 persen responden menyatakan yakin, sementara 12,1 persen tidak yakin, dan 5,5 persen menjawab tidak tahu. Angka ini menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri tercatat berada di angka 76,2 persen. Kenaikan sebesar 6,2 poin persentase ini dinilai sebagai indikator positif atas berbagai reformasi dan program kerja yang telah dijalankan.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar