PARADAPOS.COM - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kejujuran masyarakat dalam melaporkan aktivitas ekonomi mereka. Pernyataan ini disampaikan di Bandarlampung pada Sabtu, 27 Juni 2026, seraya menekankan bahwa seluruh elemen masyarakat turut bertanggung jawab agar pendataan berjalan optimal. Tak hanya soal kejujuran, kesuksesan sensus juga diukur dari tidak adanya satu pun usaha atau rumah tangga yang terlewat dari jangkauan petugas di lapangan.
Kejujuran dan Cakupan Data Jadi Kunci
Menurut Amalia, partisipasi aktif masyarakat menjadi fondasi utama dalam menyukseskan agenda nasional ini. Ia mengingatkan bahwa data yang akurat hanya bisa diperoleh jika setiap pelaku usaha bersikap terbuka dan jujur saat ditemui petugas sensus.
"Keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat serta sangat bergantung pada kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi mengenai aktivitas ekonomi yang dijalankan," ujarnya.
Ia kemudian menambahkan bahwa aspek kelengkapan data juga tidak kalah penting. Petugas akan berupaya maksimal agar tidak ada celah dalam pendataan.
"Semua harus tercatat tanpa terkecuali. Mari kita bersama-sama memastikan tidak ada satu pun usaha yang terlewat karena setiap aktivitas ekonomi, sekecil apa pun, memiliki arti penting bagi perekonomian kita, perekonomian Lampung, hingga perekonomian Indonesia," tuturnya.
8.619 Petugas Dikerahkan di Seluruh Lampung
Dalam kesempatan yang sama, Amalia memberikan apresiasi kepada ribuan petugas yang akan diterjunkan ke lapangan. Sebanyak 8.619 petugas sensus disebar ke 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Mereka akan menjadi ujung tombak dalam menjaring data dari setiap sudut aktivitas ekonomi masyarakat.
"Petugas di lapangan adalah ujung tombak keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Maka kami mengajak seluruh petugas menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi," jelasnya.
Suasana di lapangan diprediksi akan berlangsung dinamis. Para petugas harus bergerak cepat namun tetap cermat, menyusuri kawasan perkotaan hingga pelosok desa. Setiap data yang terkumpul akan menjadi potret nyata denyut ekonomi daerah.
Harapan untuk Masa Depan Ekonomi Daerah dan Nasional
Amalia berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan berkualitas. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, memperkuat daya saing daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan seluruh petugas sensus, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghadirkan potret utuh kondisi perekonomian Lampung yang akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang," pungkasnya.
Dengan semangat gotong royong, sensus ini diharapkan bukan sekadar agenda statistik, melainkan langkah strategis untuk membaca peta ekonomi secara lebih jujur dan menyeluruh.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kemhan Pastikan Latihan Dasar Militer bagi Peserta SPPI Berlanjut Usai Lima Calon Manajer Meninggal
14 Putra-Putri Terbaik Riau Lolos ke Seleksi Pusat Akpol 2026
Arema FC Restui Arkhan Fikri Ikuti Pemusatan Latihan Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026
Lima Peserta Program SPPI Kemhan Meninggal, Publik Soroti Kelemahan Sistemik