Sarwendah Lapor Polisi atas Tuduhan Ritual Mistis dan Tumbal Asisten di Gunung Kawi

- Rabu, 01 Juli 2026 | 05:00 WIB
Sarwendah Lapor Polisi atas Tuduhan Ritual Mistis dan Tumbal Asisten di Gunung Kawi
PARADAPOS.COM - Sarwendah, yang tengah berada dalam pusaran konflik rumah tangga dengan Ruben Onsu, kembali diterpa isu miring. Kali ini, beredar tuduhan di media sosial yang menyebutkan ia kerap melakukan ritual mistis ke Gunung Kawi, bahkan disebut-sebut melibatkan tumbal asisten. Tuduhan ini pun mendorong Sarwendah untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan sejumlah akun penyebar fitnah ke Polres Metro Jakarta. Kuasa hukumnya, Korbinianus Molmen Nomer, memilih untuk tidak membuka detail laporan tersebut kepada publik.

Langkah Hukum di Tengah Pusaran Isu

Laporan yang dibuat Sarwendah ke pihak kepolisian ini langsung menjadi sorotan. Namun, ketika dikonfirmasi lebih lanjut, tim kuasa hukum enggan memberikan banyak keterangan. Mereka memilih untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik. "Menurut saya itu tidak perlu kami jelaskan ya, itu ranah penyidik. Ini masih proses penyelidikan," ujar Korbinianus Molmen. Ia kemudian menyarankan awak media untuk menanyakan perkembangan perkara tersebut langsung kepada tim penyidik. Menurutnya, kliennya saat ini tengah fokus mengusut laporan yang telah dibuat. Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk menghormati proses hukum yang berjalan, sehingga tidak ingin membuka materi penyelidikan ke publik. "Ibu Sarwendah sudah memberikan sekitar 21 pertanyaan saat pemeriksaan (BAP) sebelumnya," ucapnya.

Sarwendah Memilih Bungkam

Di tengah riuhnya pemberitaan, Sarwendah yang turut hadir dalam proses hukum memilih untuk tidak banyak berkomentar. Mantan personel Cherrybelle itu hanya memastikan bahwa seluruh bukti yang diperlukan telah diserahkan kepada penyidik. "Pokoknya semuanya nanti dilanjutkan semua sama kuasa hukum saya juga. Jadi, makasih biar mereka saja (yang menjelaskan)," beber Sarwendah. Suasana di sekitar lokasi tampak hening saat ia menyampaikan pernyataan singkat itu. Tatapannya terlihat serius, seolah ingin menegaskan bahwa ia percaya penuh pada proses hukum yang tengah berjalan.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar