Real Madrid Kecam Pernyataan Rasis Senator Paraguay terhadap Kylian Mbappe

- Selasa, 07 Juli 2026 | 23:25 WIB
Real Madrid Kecam Pernyataan Rasis Senator Paraguay terhadap Kylian Mbappe
PARADAPOS.COM - Real Madrid secara resmi mengecam pernyataan bernada rasial yang dilontarkan Senator Paraguay, Celeste Amarilla, terhadap penyerang mereka, Kylian Mbappe. Kecaman ini muncul setelah Amarilla melontarkan komentar kontroversial usai laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay dan Prancis, yang berakhir dengan kemenangan Les Bleus 1-0. Manajemen klub asal Spanyol itu menilai ucapan seorang figur politik semestinya mencerminkan sikap terhormat, bukan kebencian. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu, 8 Juli 2026, Real Madrid menegaskan sikapnya. “Real Madrid akan terus berupaya untuk menghapuskan rasisme, xenofobia, dan kekerasan untuk selamanya,” tulis klub tersebut. Klub yang bermarkas di Santiago Bernabéu itu juga memberikan dukungan penuh kepada Mbappe. Mereka menyebut sang pemain sebagai panutan bagi jutaan anak-anak di seluruh dunia. Menurut pihak klub, perilaku rasial tidak memiliki tempat dalam masyarakat, karena sepak bola dan olahraga seharusnya menjadi wadah kesetaraan serta solidaritas.

Kronologi Pernyataan Kontroversial

Insiden ini bermula saat Celeste Amarilla melontarkan pernyataan rasis kepada Mbappe setelah pertandingan Paraguay kontra Prancis. Pertandingan tersebut merupakan bagian dari babak 16 besar Piala Dunia 2026, yang dimenangi Prancis dengan skor tipis 1-0. Mbappe langsung merespons dengan tegas. Ia menyatakan bahwa komentar Amarilla sama sekali tidak mewakili rakyat maupun tim nasional Paraguay yang telah berjuang penuh rasa hormat. Penyerang berusia 27 tahun itu menyayangkan tindakan ceroboh tersebut karena dinilai mengalihkan perhatian dunia dari performa luar biasa timnas Paraguay.

Reaksi dari Federasi Sepak Bola Prancis

Tak hanya Real Madrid, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) juga angkat bicara. Mereka mengutuk keras komentar Amarilla dan menyebutnya sebagai tindakan mengerikan yang tidak bisa diterima. FFF menegaskan komitmennya melawan diskriminasi dan siap membawa kasus serangan rasial terhadap Mbappe ini ke jalur hukum. Suasana di markas Los Blancos terasa berbeda sejak kabar ini mencuat. Beberapa sumber di sekitar klub menyebutkan bahwa Mbappe tetap fokus berlatih, meskipun ia sempat mengunggah tanggapan di media sosial yang memperlihatkan kekecewaannya. Di sisi lain, publik sepak bola internasional menunggu langkah selanjutnya dari otoritas terkait. Kasus ini menjadi pengingat bahwa olahraga seharusnya menjadi jembatan, bukan panggung bagi kebencian.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar