PARADAPOS.COM - Sebuah hotel kapsul modern resmi beroperasi di kawasan CBC Soekarno-Hatta Airport, Tangerang, menawarkan konsep menginap fleksibel bagi penumpang transit dan pelaku perjalanan bisnis. Direktur PT Dreampod Smartstay Indonesia, Aditya Nur Irawan, mengumumkan layanan ini pada Jumat, 17 Juli 2026, sebagai jawaban atas kebutuhan akomodasi praktis yang didukung teknologi digital. Hotel ini menerapkan sistem pembayaran berdasarkan durasi penggunaan (pay-per-use), memungkinkan tamu menyewa kamar sesuai kebutuhan tanpa harus menginap semalam penuh.
Konsep Smart Hospitality untuk Generasi Modern
Aditya menjelaskan bahwa perubahan pola perjalanan masyarakat mendorong pihaknya menghadirkan standar baru di industri perhotelan. “Kami ingin menghadirkan standar baru smart hospitality di Indonesia. Fleksibilitas penggunaan, integrasi teknologi digital, kualitas fasilitas premium, serta pengalaman pelanggan menjadi diferensiasi utama Dreampod. Kami percaya masa depan hospitality adalah memberikan kebebasan kepada tamu untuk menentukan bagaimana mereka ingin menginap, bukan sebaliknya,” ujarnya.
Lokasi di sekitar Bandara Soekarno-Hatta dipilih secara strategis. Menurut Aditya, bandara ini merupakan pintu utama masuk ke Indonesia dengan volume penumpang transit yang sangat tinggi. “Bandara Soekarno-Hatta ini kan pintu utama untuk masuk ke Indonesia. Jadi traveller sangat banyak transit dan memang kita target market kita adalah para gen z dan milenial yang istilahnya mereka sangat fleksibel check in kemudian mereka juga mudah mengakses melalui digital,” tuturnya.
Fasilitas dan Target Pasar
Setiap kamar di hotel kapsul ini dilengkapi Smart TV, akses internet, sistem akses digital, dan opsi kamar dengan kamar mandi pribadi. Konsep ini menyasar berbagai kalangan: penumpang transit, kru penerbangan, pebisnis, digital nomad, hingga wisatawan dengan mobilitas tinggi. Tamu dapat menentukan sendiri waktu check-in dan durasi menginap tanpa tekanan paket standar 24 jam.
Komisaris PT Dreampod Smartstay Indonesia, Widyo Dedy Nugroho, menambahkan bahwa kebutuhan akomodasi terus bergeser seiring perubahan gaya hidup. “Traveler saat ini membutuhkan akomodasi yang cepat, praktis, fleksibel, namun tetap menghadirkan kenyamanan premium. Dreampod hadir menjawab kebutuhan tersebut melalui konsep smart capsule hotel yang inovatif, efisien, dan memiliki daya saing tinggi,” jelasnya.
Sentuhan Manusia di Balik Teknologi
Meskipun mengedepankan teknologi, aspek pelayanan tidak dikesampingkan. Hotel Manager Deni Irawan menegaskan bahwa interaksi manusia tetap menjadi inti dari pengalaman menginap. “Teknologi merupakan enabler, namun hospitality selalu berbicara tentang pengalaman manusia,” ungkap Deni.
Kehadiran hotel kapsul ini diharapkan menjadi alternatif bagi siapa pun yang membutuhkan tempat istirahat singkat di kawasan bandara. Dengan sistem yang adaptif, para pelancong tidak lagi terikat aturan kaku—mereka bisa datang kapan saja, membayar sesuai durasi, dan pergi tanpa kerumitan. Di tengah hiruk-pikuk bandara tersibuk di Indonesia, konsep ini seolah menawarkan jeda yang lebih manusiawi.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di Kasus Korupsi dan TPPU
Jacksen F Tiago Pimpin Seleksi 46 Pemain Muda Putri di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026
Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama Siap Berlaga di MotoGP Mandalika 2026
Polisi Bongkar Pabrik Narkotika Etomidate di Rumah Mewah PIK, WNA Singapura Jadi Koki