Kuasa Hukum Ruben Onsu Bantah Klaim Sarwendah Tak Pernah Bertengkar di Depan Anak, Tunjukkan Rekaman CCTV

- Jumat, 31 Juli 2026 | 12:00 WIB
Kuasa Hukum Ruben Onsu Bantah Klaim Sarwendah Tak Pernah Bertengkar di Depan Anak, Tunjukkan Rekaman CCTV

PARADAPOS.COM - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, akhirnya angkat bicara dan membantah keras pernyataan Sarwendah yang sebelumnya mengklaim tak pernah bertengkar dengan mantan suaminya di depan anak-anak. Bantahan tersebut disampaikan Minola dengan menunjukkan bukti rekaman CCTV saat ditemui awak media belum lama ini. Momen ini menjadi babak baru dalam perseteruan rumah tangga publik figur tersebut, di mana sang pengacara juga menyoroti sulitnya Ruben bertemu ketiga buah hatinya tanpa pengawasan.

Perkara ini bermula dari pernyataan Sarwendah di podcast milik Denny Sumargo. Di sana, ia menegaskan bahwa rumah tangganya dengan Ruben tidak pernah diwarnai pertengkaran di hadapan sang buah hati. Namun, klaim itu langsung dipatahkan oleh Minola. Dengan menunjukkan rekaman CCTV, ia memperlihatkan momen di mana Sarwendah terlihat sedang memarahi Ruben dengan nada tinggi dan gestur menunjuk saat mereka masih tinggal satu rumah.

Bukti CCTV yang Berbicara

Rekaman yang diperlihatkan Minola itu seolah menjadi antitesis dari pernyataan Sarwendah. Dalam video tersebut, terlihat jelas suasana tegang antara keduanya. Minola pun tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Ia merasa pernyataan Sarwendah di muka publik tidak sesuai dengan fakta yang terekam.

"Nih, mereka lagi ribut saat masih satu rumah. Ruben dimarahi sampai diteriaki begitu. Dia ngakunya tidak pernah ribut di depan anak kan? Kalau dia berteriak seperti ini, apa anak-anaknya tidak dengar? Dia boleh saja membantah! Tak masalah. Karena kadang-kadang, orang cepat lupa daripada orang yang mendengarkan," ungkap Minola Sebayang, dikutip dari Youtube Cumicumi.

Pernyataan tegas tersebut langsung menjadi sorotan. Minola seakan ingin menegaskan bahwa publik sebaiknya melihat langsung bukti yang ada, bukan hanya mendengar klaim sepihak. Menurutnya, fakta di lapangan berkata lain.

Hak Bertemu Anak yang Dipersulit

Tak berhenti di situ, Minola juga menyoroti persoalan lain yang lebih pelik. Ia mengungkapkan kesulitan Ruben Onsu untuk mendapatkan waktu berkualitas bersama ketiga anaknya. Padahal, sebagai seorang ayah, tentu ada kerinduan yang tak bisa dibendung. Namun, setiap pertemuan sepertinya harus melalui proses yang rumit dan terkesan diawasi secara ketat.

Minola menduga ada kekhawatiran tertentu dari pihak Sarwendah jika anak-anak dibiarkan berkomunikasi bebas dengan ayah kandungnya sendiri. Situasi ini dinilainya tidak sehat dan justru membuat Ruben semakin berat untuk menjalani peran sebagai ayah.

"Mungkin ada kekhawatiran-kekhawatiran tertentu kalau anak dibiarkan bertemu bapaknya tanpa pengawasan. Takut keceplosan kali ya. Makanya seperti berat banget bagi si S ini untuk melepas anak-anak bertemu bapaknya sendiri," imbuhnya.

Sindiran untuk Narasi Bullying dan Tantrum

Lebih lanjut, Minola juga melayangkan sindiran tajam terkait narasi yang dibangun Sarwendah mengenai isu bullying dan alasan anak-anak mengalami tantrum. Menurut pandangan Minola, apa yang disampaikan oleh wanita berusia 36 tahun itu sangat jauh dari fakta yang terjadi di lapangan. Ada kejanggalan yang menurutnya perlu diluruskan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin menuduh siapa pun, tetapi kebenaran harus ditegakkan. Minola memilih untuk berbicara berdasarkan bukti dan fakta yang ia miliki, bukan sekadar asumsi atau opini belaka.

"Ingat, kebohongan biasanya akan ditutupi dengan kebohongan baru. Tapi ya kami tak ingin menuduh siapapun. Artinya, bicara sesuai fakta sajalah," paparnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sarwendah terkait bukti dan pernyataan terbaru dari kuasa hukum Ruben Onsu tersebut. Publik pun masih menunggu kelanjutan dari kisah rumah tangga yang kini tengah menjadi perbincangan hangat ini.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler