Mitsubishi Pajero Sport dan Triton: Ini Prosedur Perpindahan Mode Super Select 4WD-II yang Wajib Dipahami

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 05:00 WIB
Mitsubishi Pajero Sport dan Triton: Ini Prosedur Perpindahan Mode Super Select 4WD-II yang Wajib Dipahami

PARADAPOS.COM - Sistem penggerak empat roda pada Mitsubishi Pajero Sport dan Triton kini tidak lagi mengandalkan tuas transfer case konvensional. Kedua SUV dan pikap ini mengadopsi teknologi Super Select 4WD-II yang dioperasikan melalui dial di konsol tengah, memberikan empat pilihan mode penggerak—2H, 4H, 4HLc, dan 4LLc—dengan prosedur perpindahan yang berbeda untuk setiap kondisinya. Fitur ini memungkinkan pengemudi menyesuaikan traksi kendaraan secara presisi, mulai dari jalan aspal kering hingga medan berbatu ekstrem, dengan catatan pengoperasian harus mengikuti aturan main yang telah ditetapkan pabrikan.

Mengenal Empat Mode pada Dial Super Select 4WD-II

Sebelum memutar dial, penting untuk memahami karakter tiap mode. Pilihan pertama, 2H, mengunci sistem pada penggerak roda belakang murni. Mode ini paling efisien untuk pemakaian harian di jalan aspal yang kering. Saat cuaca mulai tidak bersahabat atau permukaan jalan terasa licin, pengemudi bisa beralih ke 4H—penggerak empat roda penuh yang tetap aman digunakan di aspal kering maupun jalan basah.

Dua mode berikutnya dirancang untuk tantangan lebih berat. 4HLc mengaktifkan penguncian diferensial tengah, yang sangat berguna saat melintasi jalan tidak rata, kerikil lepas, atau area dengan traksi rendah. Sementara itu, 4LLc adalah mode paling ekstrem dengan tambahan rasio low range. Mode ini memberikan torsi maksimal untuk menaklukkan tanjakan curam, turunan tajam, atau medan berlumpur dalam yang membutuhkan tenaga besar.

Prosedur Perpindahan Mode: Dari Sekadar Putar hingga Tekan dan Tahan

Cara mengoperasikan dial ini ternyata tidak sama untuk semua mode. Untuk perpindahan dari 2H ke 4H atau sebaliknya, pengemudi cukup memutar dial. Hal ini bisa dilakukan saat kendaraan berhenti atau melaju hingga kecepatan di bawah 100 km/jam. Namun, ada syarat yang perlu diperhatikan: posisi setir harus lurus, tuas transmisi di posisi D, dan pedal gas dilepas sejenak saat dial diputar. Kami sempat menjajal langsung dan merasakan perpindahan ini berlangsung mulus tanpa hentakan berarti.

Prosedur berbeda berlaku saat hendak berpindah ke atau dari 4HLc. Kendaraan wajib dalam kondisi berhenti total, dan tuas transmisi harus dipindahkan ke posisi N atau netral sebelum dial dioperasikan. Ini bukan sekadar saran, melainkan keharusan teknis untuk melindungi komponen internal.

Adapun untuk masuk ke mode 4LLc, mekanismenya sedikit lebih rumit. Dial harus ditekan terlebih dahulu sebelum digeser ke posisi yang diinginkan. Ini adalah fitur pengaman yang sengaja dirancang untuk mencegah perpindahan tidak disengaja. Mitsubishi juga menegaskan bahwa perpindahan dari atau ke 4HLc dan 4LLc tidak boleh dilakukan saat kendaraan bergerak. Untuk beralih dari 4HLc ke 4LLc, kendaraan harus dihentikan, transmisi di posisi N, dan pedal rem ditekan serta ditahan selama dial dioperasikan.

Mengabaikan prosedur ini bukan tanpa risiko. Jika transmisi tidak berada di posisi N atau pedal rem terlepas, pengemudi akan mendengar suara gesekan gigi yang kasar. Kondisi ini bisa berujung pada kegagalan perpindahan gigi dan kerusakan sistem yang membutuhkan biaya perbaikan tidak sedikit.

Empat Mode Off-Road yang Terintegrasi

Super Select 4WD-II tidak bekerja sendiri. Sistem ini terhubung dengan mode off-road yang menyesuaikan respons mesin, transmisi, dan rem secara otomatis. Tombol pengatur mode off-road ini berada tepat di sebelah dial Super Select, memudahkan akses tanpa harus mengalihkan pandangan terlalu jauh dari jalan.

Namun, mode off-road hanya aktif ketika dial Super Select berada di posisi 4HLc atau 4LLc. Ada empat pilihan yang tersedia: Gravel untuk permukaan tidak beraspal dengan kerikil dan tanah, Mud/Snow untuk area berlumpur atau bersalju tebal, Sand untuk permukaan berpasir halus, dan Rock untuk medan berbatu ekstrem. Khusus mode Rock, posisi Super Select harus berada di 4LLc untuk memastikan distribusi tenaga optimal saat roda kehilangan kontak dengan permukaan.

Memahami fungsi setiap mode dan prosedur perpindahannya adalah kunci utama. Dengan begitu, pengemudi Pajero Sport dan Triton dapat memanfaatkan kemampuan off-road kendaraan secara maksimal tanpa mengorbankan keandalan sistem. Pengoperasian yang tepat dan mengikuti prosedur akan memastikan sistem 4WD bekerja sebagaimana mestinya, baik di perkotaan maupun medan terberat sekalipun.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar