Donald Trump dan Wacana Periode Ketiga: Mungkinkah Terjadi?
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali membuat pernyataan mengejutkan tentang kemungkinan menjabat tiga periode kepresidenan. Padahal, konstitusi AS secara jelas membatasi masa jabatan presiden maksimal dua periode.
Penolakan Trump untuk Tegaskan Batasan Masa Jabatan
Berdasarkan laporan Reuters, Trump secara konsisten menolak untuk menyatakan komitmennya tidak akan mencalonkan diri untuk periode ketiga. Pernyataan ini memicu spekulasi luas tentang ambisinya melanjutkan kepemimpinan melampaui batas konstitusional.
Slogan 'Trump 2028' dalam Kampanye
Dalam berbagai kesempatan kampanye, Trump kerap melontarkan gurauan dengan menyebut slogan 'Trump 2028' kepada para pendukungnya. Amandemen ke-22 Konstitusi AS secara tegas melarang siapapun terpilih sebagai presiden untuk periode ketiga.
Usulan Kontroversial Pendukung Trump
Sejumlah pendukung setia Trump mengusulkan skenario kontroversial dimana Trump bisa mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden. Dalam skenario ini, calon presiden kemudian akan mengundurkan diri setelah terpilih, membuka jalan bagi Trump untuk kembali menjadi presiden.
Tanggapan Trump Terhadap Usulan Tersebut
Ketika ditanya tentang kemungkinan tersebut di dalam pesawat Air Force One, Trump menyatakan: "Saya akan diizinkan melakukan hal itu. Saya tidak akan melakukan hal itu. Saya pikir itu terlalu lucu." Pernyataan ini sekaligus menegaskan penolakannya terhadap skenario yang diusulkan pendukungnya.
Artikel Terkait
Kinerja PTP Nonpetikemas Triwulan I 2026: Cabang Tanjung Priok Sumbang Hampir 60 Persen Pendapatan Perusahaan
Kemendikdasmen Rilis Pedoman Hardiknas 2026, Tema Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Bermutu
Penjual Sayur Keliling di Lampung Selatan Berangkat Haji setelah 20 Tahun Menabung Recehan
Pengasuh Daycare di Banda Aceh Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan Balita